Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Naomi Sachie: Dari Debu Merah Kalimantan ke Panggung Bisnis Kota Besar
    News

    Naomi Sachie: Dari Debu Merah Kalimantan ke Panggung Bisnis Kota Besar

    AdminBy AdminAugust 13, 2025No Comments2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Kalimantan, TeropongJakarta.com – Senyumnya bisa meluluhkan hati, tubuhnya mungil, tapi urusan nyali Naomi Sachie tak kalah dari para petualang. Dari Sangatta, Kalimantan Timur, ia memulai perjalanan yang membuatnya akrab dengan kata merantau dan “bertarung” di banyak medan.

    Jakarta, Medan, Jogja, hingga Makassar peta hidup Naomi dipenuhi titik-titik kota besar yang pernah ia taklukkan. Jakarta jadi rekor terlama, delapan tahun, tempat ia menambal mimpi sekaligus menelan pahitnya kenyataan.

    Namun sejauh kaki melangkah, tanah kelahiran tetap memanggil. Debu merah, hamparan hijau, dan aroma tanah basah Kalimantan Timur menjadi pengingat: ia punya akar yang tak bisa dicabut. “Kalimantan itu darahku,” ujarnya tegas.

    Darah bisnis pun mengalir deras di keluarganya. Hampir semua kerabatnya pengusaha. “Aku perempuan yang gak bisa diam,” katanya sambil tertawa. Bagi Naomi, berdagang bukan pekerjaan ini naluri bawaan.

    Kini ia mengelola usaha yang berderet: kuliner, minuman, rental PlayStation, sampai produk herbal. Semua berjalan bersamaan, teratur, nyaris tanpa celah. Kuncinya? “Manajemen waktu dan orang yang tepat,” ujarnya mantap.

    Namun di balik sukses itu, ada kelemahan yang jadi pintu masuk bagi para penipu. Naomi mengaku terlalu mudah kasihan. “Aku gak tegaan,” katanya. Kalimat sederhana yang ternyata mahal biayanya.

    Ia pernah memberi pinjaman modal kepada orang yang ia anggap teman. Balasannya? Hilang tanpa jejak. “Banyak yang utang lalu lari. Semua cuma karena modal percaya,” ujarnya, menyisakan nada getir di ujung kalimat.

    Bagi sebagian orang, pengalaman itu cukup untuk mengeras. Tapi Naomi memilih tetap jadi dirinya perempuan yang tak segan membantu, meski kadang harus menangis sendiri. “Kalau aku tutup hati, aku bukan Naomi lagi,” katanya.

    Meski begitu, ia tak naif. Kini ia belajar membaca gelagat, memisahkan mana yang benar-benar butuh dan mana yang hanya memanfaatkan. “Percaya itu boleh, polos jangan,” ujarnya, setengah menggoda.

    Harapannya sederhana tapi besar: sukses, dan bermanfaat untuk banyak orang. “Kalau cuma kaya, banyak yang bisa. Tapi kalau bikin hidup orang lain lebih baik, itu baru prestasi,” ucapnya.

    Di tengah dunia yang kadang bengis, Naomi memilih jalannya sendiri. “Mau sekeras apapun dunia menghantam, aku tetap perempuan manis yang punya berjuta energi untuk ceria,” katanya. Sebuah pernyataan yang lebih mirip janji hidup.

    Dan begitulah Naomi Sachie: dari Sangatta, mengarungi kota-kota, mencicipi manis dan pahit, jatuh lalu bangkit lagi. Tubuhnya mungil, tapi langkahnya besar dan tak terbendung.

    Berita Bisnis kuliner dan minuman inspirasi bisnis wanita Kalimantan Kisah bisnis inspiratif Kisah inspiratif wanita Indonesia Kisah perantau sukses Kisah wirausaha perempuan Merantau dan sukses Naomi Sachie Pengusaha muda sukses Pengusaha perempuan Kalimantan Timur Perempuan sukses Sangatta Produk herbal Indonesia Rental PlayStation TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticlePercaya Diri Itu Otot: Strategi Evi Afriliani Menguatkan Mental Anak Muda
    Next Article Full-Time Mom, Full-Time Petualang: Kisah Ayu Gunawan Menemukan Dunia Baru
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.