Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Ira Setyawati dan Pilihan Berkarier di Industri Pelayanan Kereta Api
    News

    Ira Setyawati dan Pilihan Berkarier di Industri Pelayanan Kereta Api

    AdminBy AdminDecember 21, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Ira Setyawati sempat diliputi keraguan ketika memutuskan mengikuti wawancara pramusaji kereta api. Lahir di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, ia menyadari betul ketatnya persaingan dalam industri pelayanan transportasi. Banyak pelamar lain yang, menurutnya, memiliki kemampuan dan pengalaman yang baik. Kekhawatiran tak lolos seleksi menjadi pertimbangan yang cukup kuat.

    “Awalnya saya ragu untuk mengikuti wawancara pramusaji kereta api. Saya takut tidak lolos karena melihat banyak saingan yang mungkin lebih baik dari saya,” kata Ira saat diwawancarai.

    Meski demikian, ketertarikannya pada dunia pelayanan membuat Ira tetap melangkah. Ia ingin bekerja di sektor yang menuntut interaksi langsung dengan masyarakat. Bagi Ira, industri pelayanan menyediakan ruang untuk belajar memahami beragam karakter manusia, lintas latar belakang, pulau, dan suku. “Saya tertarik bekerja di industri pelayanan karena saya ingin meningkatkan keterampilan komunikasi dan bertemu dengan orang-orang yang berbeda,” ujarnya.

    Keputusan itu membawanya bekerja sebagai pramusaji kereta api. Dalam peran tersebut, Ira merasakan proses pembentukan karakter yang signifikan. Ia belajar membangun kepercayaan diri, memikul tanggung jawab, serta bekerja dalam tim yang menuntut koordinasi dan disiplin. “Pekerjaan ini membentuk saya menjadi lebih percaya diri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dengan tim,” katanya.

    Berhadapan langsung dengan penumpang menjadi tantangan sekaligus pembelajaran. Ira menilai kemampuan komunikasi menjadi faktor penting dalam memberikan pelayanan yang baik. Ia berupaya melayani penumpang tanpa membeda-bedakan, menjaga profesionalitas, serta menjunjung sikap saling menghormati. Menurutnya, nilai nasionalisme tercermin dari cara melayani masyarakat secara adil dan setara.

    Sejauh ini, Ira mengaku tidak banyak menerima komentar negatif terkait pilihan kariernya. Namun ia telah menyiapkan sikap jika hal tersebut terjadi. Ia memilih menyikapinya dengan tenang, menjaga jarak, dan melakukan introspeksi diri. “Kalau ada hal negatif, saya lebih memilih untuk tetap tenang, mengabaikan, dan memperbaiki apa yang masih kurang dari diri saya,” ujarnya. Dukungan keluarga dan orang-orang terdekat menjadi bagian penting dalam menjaga kestabilan emosinya.

    Ira memaknai pengabdian di masa kini sebagai upaya memaksimalkan potensi diri untuk kepentingan bersama. Menurutnya, pengabdian tidak selalu hadir dalam bentuk simbolik, tetapi bisa diwujudkan melalui peran profesional yang dijalani secara bertanggung jawab, cerdas, relevan, dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan peluang yang tersedia di era modern.

    Kepada generasi muda, Ira menyampaikan sejumlah pesan. Ia mendorong anak muda untuk mengenali minat dan bakat sebelum menentukan arah karier. Mencari pengalaman, baik melalui magang maupun pekerjaan harian, dinilainya penting untuk mengenal diri sendiri. “Yang paling penting adalah percaya pada diri sendiri dan pada keputusan yang diambil,” katanya.

    Ia juga menekankan agar anak muda tidak takut gagal saat memulai sesuatu. Menurut Ira, banyak keberhasilan justru berawal dari kegagalan. Kerja keras sejak usia muda, katanya, adalah bekal untuk meraih kepuasan dan kebanggaan di masa depan.

    generasi muda Indonesia industri transportasi publik Ira Setyawati KAI karier muda Kisah inspiratif nasionalisme news pelayanan kereta api pelayanan publik pramusaji kereta api TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleJejak Siti Fatimah Menjalani Hidup Aktif, Mewujudkan Impian
    Next Article Natasha Bella Theora, Merawat Rasa Indonesia dari Dapur Korea
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    September 28, 2026

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    September 25, 2026

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Gagal Berkali-kali, Serda Zahra Kini Bawa Nama Indonesia dalam Misi Perdamaian PBB

    Tak Pernah Berhenti Mencoba, Gita Octaviani Mengubah Kemampuan Menjadi Peluang

    Bukan Sekadar Mama Anak Bulu, Hanatahikaru Ajak Masyarakat Peduli Satwa di Tengah Karhutla

    Agata Selia Keylani, dari Catwalk hingga Panggung Seni: Remaja 16 Tahun yang Berani Mengejar Mimpi

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.