Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Berawal dari Pandemi, Selly Fatria Ifrina Bangun Bisnis hingga 20 Ribu Mitra

    Berawal Bantu Suami, Siti Marfuah Sukses Jadi Best Sales Properti Lippo Cikarang Dua Tahun Beruntun

    3.693 Pelajar Ramaikan Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Berikut Daftar Juara

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Event Tak Pernah Digelar, Peserta Multikultural Run Tempuh Jalur Hukum di Bali
    News

    Event Tak Pernah Digelar, Peserta Multikultural Run Tempuh Jalur Hukum di Bali

    AdminBy AdminFebruary 23, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    DENPASAR, TeropongJakarta.com – Dugaan penipuan dalam penyelenggaraan ajang lari kembali mencuat di Bali. Puluhan peserta yang telah mendaftar dalam kegiatan Multikultural Run resmi melaporkan penyelenggara ke Polda Bali pada 23 Februari 2026. Laporan itu diterima Direktorat Reserse Kriminal Khusus setelah peserta merasa dirugikan karena acara tak kunjung digelar dan dana pendaftaran tidak dikembalikan.

    Event yang dipromosikan sejak November 2025 melalui akun Instagram @multikulturalrun.id tersebut menjanjikan lomba lari bertema keberagaman yang akan digelar di Pantai Jerman serta kawasan Balai Kota Semarang pada 28 Desember 2025. Penyelenggara menawarkan tiga kategori tiket, yakni Flash Sale Rp135 ribu, Early Bird Rp175 ribu, dan Regular Rp195 ribu. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui Google Form dan platform Raceplus dengan metode pembayaran transfer bank.

    Menjelang hari pelaksanaan, komunikasi dari panitia mulai tersendat. Pada 24 Desember 2025, penyelenggara mengumumkan penundaan kegiatan menjadi 15 Februari 2026. Namun hingga tanggal tersebut berlalu, kegiatan tidak pernah terealisasi. Peserta juga tidak menerima kejelasan teknis pelaksanaan maupun pengembalian dana.

    Salah seorang pelapor, Intan Aruna, mengaku kecewa karena tidak pernah mendapat kepastian. “Saya mendaftar sejak November untuk kategori Early Bird. Setelah ada pengumuman penundaan, kami menunggu informasi lanjutan, tapi tidak ada kejelasan sama sekali,” kata Intan seusai membuat laporan. “Kami merasa diabaikan. Beberapa peserta bahkan sudah memesan tiket perjalanan dan penginapan.”

    Kuasa hukum pelapor, Ni Luh Putu Putri Prami Dewi, S.H., M.H., CPLA, menyebut tindakan penyelenggara patut diduga melanggar Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tentang penyebaran informasi menyesatkan yang merugikan konsumen dalam transaksi elektronik. Menurut dia, promosi dilakukan secara aktif dan sistematis melalui media sosial dengan skema pendaftaran resmi.

    “Transaksi dilakukan melalui platform digital yang sah, pembayaran masuk ke rekening yang ditentukan, namun acara tidak pernah dilaksanakan dan dana tidak dikembalikan,” ujar Prami di Mapolda Bali. “Dalam konteks hukum, unsur kerugian materiil dan dugaan informasi menyesatkan menjadi sangat jelas.”

    Rekan satu timnya, Firman Jaya Polewangi, S.H., bersama A.A. Gde Putra Indranata Dharma, S.H., memperkirakan jumlah peserta mencapai ratusan orang dari berbagai daerah. “Jika dihitung dari nominal pendaftaran, potensi kerugian bisa mencapai ratusan juta rupiah,” kata Firman. Ia menambahkan, pihaknya telah menyerahkan bukti transfer, tangkapan layar promosi, serta korespondensi peserta dengan panitia sebagai bagian dari laporan.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak penyelenggara Multikultural Run belum memberikan klarifikasi resmi. Penyidik Polda Bali menyatakan laporan telah diterima dan saat ini berada pada tahap pengumpulan bahan keterangan serta pemeriksaan saksi.

    Kasus ini menambah daftar persoalan dalam penyelenggaraan event berbasis digital. Tim Hukum Ni Luh Putu Putri Prami Dewi, S.H., M.H. & Partners menegaskan pentingnya penegakan hukum agar masyarakat tidak kembali menjadi korban promosi daring tanpa pertanggungjawaban yang jelas.

    berita hukum Bali terbaru dana pendaftaran tidak dikembalikan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Bali dugaan penipuan event lari event lari batal digelar Bali kasus event digital bermasalah kasus Multikultural Run 2026 korban Multikultural Run laporan UU ITE Bali Multikultural Run Bali Multikultural Run dilaporkan Pantai Jerman Bali event penipuan event olahraga 2026 peserta lapor Polda Bali TeropongJakarta
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleDi Antara Keterbatasan dan Tekad, Jalan Panjang Indri dari Ponorogo
    Next Article Di Antara Shift dan Set Repetisi: Disiplin Ganda Hylda Novi Menjaga Nyawa dan Mimpi Kompetisi
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Berawal dari Pandemi, Selly Fatria Ifrina Bangun Bisnis hingga 20 Ribu Mitra

    October 15, 2026

    Berawal Bantu Suami, Siti Marfuah Sukses Jadi Best Sales Properti Lippo Cikarang Dua Tahun Beruntun

    October 14, 2026

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Berawal dari Pandemi, Selly Fatria Ifrina Bangun Bisnis hingga 20 Ribu Mitra

    Berawal Bantu Suami, Siti Marfuah Sukses Jadi Best Sales Properti Lippo Cikarang Dua Tahun Beruntun

    3.693 Pelajar Ramaikan Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Berikut Daftar Juara

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.