Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Berawal Bantu Suami, Siti Marfuah Sukses Jadi Best Sales Properti Lippo Cikarang Dua Tahun Beruntun

    3.693 Pelajar Ramaikan Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Berikut Daftar Juara

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Bangkit Pasca Pandemi, Agus Yazid Hadirkan Y.co Donuts & Coffee dan Rawat Ratusan Anak Yatim
    Food & Travel

    Bangkit Pasca Pandemi, Agus Yazid Hadirkan Y.co Donuts & Coffee dan Rawat Ratusan Anak Yatim

    AdminBy AdminNovember 30, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Semarang, TeropongJakarta.com – Di sebuah sudut kota Semarang, aroma kopi dan donat hangat menyambut setiap pengunjung yang melangkah masuk ke Y.co Donuts & Coffee. Kedai kecil itu bukan sekadar tempat menikmati camilan, tetapi menjadi simbol kebangkitan seorang pemuda bernama Agus Yazid Qomarunni’am. Dari perjalanan panjang yang dimulai pada 2011 hingga terpaan pandemi yang menghancurkan banyak usaha, Agus memilih menegakkan kembali langkahnya dengan tekad, keberanian, dan kebaikan.

    Saat pertama kali merantau ke Semarang, hidup tidak berjalan mudah bagi Agus. Ia menjalani rutinitas kuliah di pagi hari dan bekerja di siang hari untuk menutup biaya hidup. Tanpa kendaraan pribadi, ia terbiasa berjalan kaki menuju kampus dan mengandalkan angkot untuk berpindah tempat. Usaha mengajukan kredit motor sempat kandas karena statusnya yang masih kos dan belum menjadi karyawan tetap. “Saat itu saya kecewa, tapi justru dari situ saya belajar. Ketika akhirnya pengajuan saya disetujui di tempat kerja berikutnya, saya sangat bersyukur,” tuturnya.

    Pengalaman itulah yang menanamkan tekad pada dirinya untuk membantu siapa pun yang berada dalam situasi serupa. Ia mulai membantu teman hingga kerabat mengurus pembelian motor tanpa meminta bayaran sepeser pun. Setiap bulan, 10–20 orang bisa ia bantu. Kemampuannya ini menarik perhatian perusahaan otomotif yang lantas merekrutnya sebagai marketing. Kariernya melesat cepat, hingga ia dipercaya menangani outlet yang dikenal sepi penjualan. Di tangan Agus, performa outlet tersebut berangsur naik. Pada saat bersamaan, ia membuka usaha jual beli motor dan mobil bekas. “Waktu itu rezeki sangat lancar. Semua bergerak cepat,” kenangnya.

    Hingga pandemi COVID-19 datang membawa pukulan telak. Penjualan turun drastis, karyawan terpaksa di-PHK, dan unit kendaraan bekas tidak lagi laku di pasar. “Semua usaha saya habis. Saya masih harus menutupi modal kepada rekanan dan bank,” ujar Agus. Keadaan itulah yang membuatnya memutuskan berhenti bekerja dan mencari jalan baru yang lebih bermakna.

    Sebuah momen sederhana kemudian menjadi titik balik hidupnya. Di sebuah mal, ia melihat seorang ibu menangis karena tidak mampu membelikan donat ulang tahun untuk anaknya. Saat itu saya tengah membeli 3 box donat disalah satu toko donat ternama, dan ia memutuskan memberikannya kepada sang ibu. “Saya tidak pernah lupa kejadian itu. Saya langsung terpikir bahwa kelak saya ingin membuka usaha yang bisa menjadi jalan berbagi,” tuturnya. Dari sanalah Y.co Donuts & Coffee lahir bukan hanya sebagai bisnis, tetapi sebagai wadah kebaikan dan kebermanfaatan.

    Kini, selain mengelola kedai donat dan kopi, Agus rutin merawat dan membantu ratusan anak yatim setiap bulan. Baginya, usaha bukan hanya soal cuan, tetapi tentang memberi dampak bagi mereka yang membutuhkan. “Rintangan pasti ada, hujatan juga ada. Tapi semangat yang tidak padam, konsistensi, dan menebar kebaikan adalah kunci,” ujarnya.

    Mengembangkan kedai kopinya, Agus membawa misi lebih besar: memperkenalkan cita rasa kopi Indonesia ke dunia. Ia percaya bahwa kualitas kopi Nusantara layak mendapat panggung lebih luas dan mampu menjadi identitas yang dibanggakan.

    Kepada para pelaku UMKM, Agus menitip pesan agar tidak terjebak hanya pada keuntungan finansial. “Kejar juga kebermanfaatan. Berbagilah, motivasilah orang lain, bukalah peluang baru. Kalau kita ikhlas berbagi, seribu pintu rezeki akan datang,” katanya.

    Ia juga memberi pesan khusus kepada mahasiswa yang sedang berjuang sambil bekerja. “Untuk adik-adik mahasiswa yang sedang menuntut ilmu dan bekerja demi kehidupan, semangatlah. Percayalah, kerja keras tidak akan mengkhianati hasil.”

    Y.co Donuts & Coffee kini menjadi bukti bahwa usaha kecil dapat menyalakan cahaya besar, terutama ketika dijalankan dengan hati yang terus memilih untuk memberi.

    Agus Yazid Qomarunniam Anak Yatim Semarang Bangkit Pasca Pandemi Bisnis Donat dan Coffee Shop Cerita Perjalanan Pengusaha Donat dan Kopi Semarang Donut Shop Semarang Food Inspirasi Bisnis Anak Muda kisah inspiratif pengusaha Kisah Pengusaha Bangkit Kisah Sukses Agus Yazid Kisah UMKM Semarang Kopi Kopi Nusantara ke Dunia Motivasi UMKM Indonesia news Pandemi COVID-19 dan UMKM Pelaku UMKM Jawa Tengah Pengusaha Muda Semarang Pengusaha Peduli Anak Yatim Semarang TeropongJakarta.com UMKM Bangkit Pasca Pandemi Y.co Donuts & Coffee
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleAnindiya Delia Renata (ICON BAIK )Tampil Memukau sebagai Model ArsitaCraf di Peluncuran Buku “Puspa Rupa”
    Next Article Kisah Rahma Dina Indah Safitri: TKI Hong Kong yang Menjaga Mental dan Kreativitas di Tengah Tekanan Kerja
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Berawal Bantu Suami, Siti Marfuah Sukses Jadi Best Sales Properti Lippo Cikarang Dua Tahun Beruntun

    October 14, 2026

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Berawal Bantu Suami, Siti Marfuah Sukses Jadi Best Sales Properti Lippo Cikarang Dua Tahun Beruntun

    3.693 Pelajar Ramaikan Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Berikut Daftar Juara

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.