Jakarta, TeropongJakarta.com – Dunia olahraga kebugaran Indonesia kembali mencatatkan pencapaian di tingkat internasional. Founder Asosiasi Senam Trampoline Indonesia (ASTRAMI), Master Dhentykitty, dipercaya tampil sebagai Guest Star Performance Master Class dalam ajang Mega Jumping Fitness Russia 2026 yang berlangsung di Moskow, Rusia, pada 25–26 April 2026. Kehadiran tersebut menjadi pencapaian penting karena ASTRAMI tampil sebagai tamu kehormatan untuk membawakan master class, bukan sebagai peserta kompetisi.
Mega Jumping Fitness Russia 2026 merupakan ajang yang diselenggarakan oleh Jumping Fitness Federation dan diikuti sekitar 600 peserta dari berbagai negara. Di tengah kehadiran instruktur, pelatih, dan praktisi jumping fitness dunia, Master Dhentykitty mendapat kepercayaan untuk berbagi teknik, pengalaman, serta metode pelatihan yang selama ini dikembangkan ASTRAMI di Indonesia.
Berdasarkan dokumen resmi ASTRAMI, pencapaian tersebut menjadi sejarah baru bagi organisasi tersebut. ASTRAMI menyatakan menjadi organisasi senam trampoline Indonesia pertama yang dipercaya tampil sebagai Guest Star Performance Master Class pada ajang internasional. Momentum ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkenalkan kualitas instruktur Indonesia sekaligus memperluas jejaring kolaborasi olahraga kebugaran dengan komunitas internasional.

Bagi Master Dhentykitty, pengalaman berada di panggung internasional bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga membawa tanggung jawab untuk memperkenalkan Indonesia kepada dunia. Momen ketika bendera Merah Putih berkibar di Moskow menjadi pengalaman yang paling berkesan sepanjang perjalanan kariernya.
“Sungguh sebuah kehormatan dan momen yang luar biasa bagi saya. Menyaksikan bendera Merah Putih berkibar di Moskow pada panggung internasional sebesar Mega Jumping Fitness Russia 2026 menghadirkan rasa haru, bangga, dan tanggung jawab yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Saat itu saya menyadari bahwa ASTRAMI dan Indonesia kini berdiri sejajar dengan komunitas jumping fitness dunia,” ujar Master Dhentykitty.
Ia mengakui perjalanan menuju panggung internasional tidak lepas dari berbagai tantangan. Perbedaan bahasa menjadi salah satu kendala utama karena hanya sebagian kecil peserta yang memahami bahasa Indonesia. Namun, komunikasi melalui bahasa internasional, demonstrasi teknik, serta semangat kolaborasi membuat seluruh rangkaian master class berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari peserta maupun penyelenggara.

Menurutnya, pencapaian di Rusia bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari langkah yang lebih besar untuk mengembangkan olahraga senam trampoline di Indonesia. Ia berharap semakin banyak instruktur dan atlet Indonesia yang memiliki kesempatan tampil di berbagai ajang internasional.
Untuk mewujudkan visi tersebut, ASTRAMI telah menyiapkan sejumlah program strategis. Di antaranya memperkuat standardisasi kurikulum pelatihan dan sistem lisensi instruktur yang mengutamakan aspek keselamatan, kualitas, dan performa, sekaligus menjaga hak kekayaan intelektual (HAKI) atas program yang telah dikembangkan.
ASTRAMI juga akan memperluas penyelenggaraan master class, workshop, dan pelatihan instruktur di berbagai daerah untuk menjaring talenta baru serta menyamakan standar teknik secara nasional. Selain itu, organisasi tersebut berencana membentuk kompetisi jumping fitness tingkat nasional sebagai wadah pembinaan atlet sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi atmosfer kompetisi internasional.

Melalui program Akselerasi Atlet ASTRAMI, instruktur dan anggota terbaik akan dibina secara intensif dari aspek teknik, fisik, mental, hingga kepemimpinan agar siap menjadi delegasi Indonesia pada berbagai ajang dunia di masa mendatang.
Master Dhentykitty berharap pencapaian di Moskow menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi dan menunjukkan kemampuan di tingkat global. Baginya, olahraga tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi media diplomasi, pertukaran pengetahuan, dan pengharum nama bangsa. Dengan langkah tersebut, ASTRAMI menegaskan komitmennya membawa senam trampoline Indonesia berkembang dari aktivitas kebugaran menjadi disiplin olahraga yang profesional, kompetitif, dan semakin diakui di panggung internasional.
