Jakarta, TeropongJakarta.com – Media sosial kini tidak hanya menjadi tempat berbagi cerita dan hiburan, tetapi juga berkembang sebagai ruang untuk membangun koneksi profesional. Fenomena tersebut terlihat dari unggahan sederhana milik Perdana Bintang Rinaldi di Threads yang belakangan ramai mendapat respons dari para pelaku bisnis dan industri kreatif.
Melalui akun Threads miliknya, Perdana mengajak para pemilik brand, pebisnis, marketer, dan profesional untuk saling terhubung tanpa suasana yang terlalu formal.
“Let’s connect guys, kita ini kerja butuh banyak kenalan, networking biar bisa ngopi-ngopi bareng tanpa bahas yang formal,” tulis Perdana dalam unggahannya.
Ajakan tersebut ternyata mendapat respons positif. Kolom komentar dipenuhi berbagai pelaku usaha dari beragam sektor yang memperkenalkan bisnis mereka dan membuka peluang kolaborasi baru.

Di balik viralnya unggahan tersebut, Pradana memiliki perjalanan yang tidak mudah. Lahir dan tumbuh dalam keluarga sederhana di sebuah kampung di Provinsi Sumatera Barat, ia merantau ke Jakarta dengan modal keberanian dan mimpi besar.
Sejak awal, Perdana memiliki cita-cita yang sederhana namun kuat. Ia ingin menjadi sosok yang dikenal luas oleh banyak brand dan pelaku industri.
“Ketika semua orang bertanya tentang brand, saya ingin menjadi orang yang mengerti dan mengenal banyak brand,” ungkapnya.
Perjalanan menuju mimpi tersebut tidak selalu berjalan mulus. Pada 2023, ia sempat mengalami masa sulit hingga kondisi keuangannya terpuruk. Bahkan rekening pribadinya pernah berada di titik nol.
Namun kondisi itu tidak membuatnya berhenti. Perdana justru semakin aktif membangun relasi, memperluas jaringan, dan berkenalan dengan berbagai pebisnis maupun profesional dari berbagai bidang.
Menurutnya, koneksi merupakan salah satu aset terpenting di era digital. Karena itu, ia terus konsisten menjalin komunikasi dengan banyak orang tanpa memandang besar atau kecilnya sebuah bisnis.

Dari interaksi yang awalnya terjadi di media sosial, kemudian lahir sebuah komunitas bernama Indonesia Brand Circel. Komunitas ini menjadi wadah bagi para pemilik brand, pelaku industri kreatif, marketer, hingga business owner untuk saling mengenal dan bertukar informasi.
Aktivitas komunitas tersebut tidak hanya berlangsung secara daring. Pada 1 Juni 2026, pertemuan perdana “Ngopi Bareng Brand” di Surabaya yang diwakili oleh rekan Pradana, Devrin, berhasil mempertemukan sejumlah pelaku usaha dan brand lokal dalam suasana santai.
Meski diikuti oleh peserta dalam jumlah terbatas, kegiatan tersebut menjadi langkah awal terciptanya ruang komunikasi yang lebih dekat antar pelaku bisnis di luar media sosial.
“Kami ingin para pemilik brand, pelaku industri kreatif, dan business owner bisa saling kenal secara langsung sehingga peluang kolaborasi bisa semakin terbuka,” kata Perdana.
Melihat antusiasme yang terus bertambah, komunitas tersebut berencana menggelar kegiatan serupa di wilayah Jabodetabek pada 5 Juni 2026. Acara tersebut diharapkan dapat menjadi titik temu baru bagi para pelaku bisnis yang ingin memperluas jaringan sekaligus berbagi pengalaman.
Fenomena ini menunjukkan bahwa networking di era digital tidak lagi selalu identik dengan seminar atau forum formal. Dari sebuah unggahan sederhana di media sosial, lahir komunitas yang mempertemukan banyak orang dengan semangat yang sama: bertumbuh bersama melalui kolaborasi dan koneksi yang lebih manusiawi.
