
Surabaya, TeropongJakarta.com – Nabilah Rosianawati adalah contoh nyata generasi muda aktif Surabaya yang mampu memanfaatkan masa muda dengan kegiatan positif. Runner Up Cak Ning Surabaya 2021 ini tidak hanya dikenal karena prestasinya di dunia pageant kota pahlawan, tetapi juga karena aktivitasnya yang tak henti di berbagai komunitas dan dunia kreatif.
Lahir di Surabaya pada 25 Maret 2001, Nabilah Rosianawati atau akrab disapa Rosi sudah menunjukkan semangat berorganisasi sejak menempuh pendidikan S1 di Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga. Kini, saat menempuh studi S2, ia tetap konsisten terlibat dalam berbagai kegiatan kampus maupun luar kampus.
“Saya dari dulu suka banget ikut organisasi dan kegiatan,” ungkap Rosi. “Sejak S1 sampai S2, saya selalu pastikan punya andil di kegiatan yang positif, baik di internal kampus, luar kampus, bahkan di tempat kerja.” Prinsip inilah yang membuatnya dikenal sebagai salah satu anak muda Surabaya yang aktif di komunitas.
Rosi tercatat sebagai anggota BRI Runners Surabaya, JETE Squad, Galau Sport Community, hingga Paguyuban Cak dan Ning Surabaya. Melalui komunitas-komunitas ini, ia bukan hanya menambah relasi, tapi juga mengasah kemampuan sosial, komunikasi, dan manajemen kegiatan. Aktivitasnya ini juga menjadi modal penting dalam kariernya di dunia kreatif.
“Masa muda ini pendek, jadi harus dimanfaatkan dengan hal-hal positif,” kata Rosi. Prinsip ini membawanya ke pengalaman tak terduga: dari menjadi talent program televisi swasta, menangani event organizer (EO) dan wedding organizer (WO), hingga dipercaya menjadi wajah Love Surabaya dalam beberapa kegiatan publik.

Meski aktif di banyak kegiatan, perjalanan Rosi tidak selalu mulus. Ia harus pintar membagi waktu antara kuliah, kegiatan komunitas, dan pekerjaan. “Salah satu privilege saya adalah berani capek. Harusnya bisa istirahat setelah kuliah, tapi saya pilih ketemu komunitas atau ikut rapat panitia,” tuturnya sambil tersenyum.
Kesibukan itu ternyata berbuah manis. Rosi mendapatkan banyak pengalaman organisasi dan public speaking yang tidak diajarkan di bangku kuliah. Dari mengelola acara berskala besar hingga berjejaring dengan tokoh publik, semua menjadi modal penting untuk masa depannya.
Dari komunitas yang ia tekuni, peluang karier dan kolaborasi kreatif mulai berdatangan. Mulai dari undangan sebagai pengisi acara, keterlibatan dalam proyek-proyek kreatif, hingga tawaran menjadi talent di acara publik. “Kalau dulu saya nggak aktif, saya nggak akan punya semua kesempatan ini,” ujarnya.
Kini, di tengah aktivitas S2 dan kegiatan komunitas, Rosi terus menantang diri untuk tidak berhenti berkembang. Baginya, generasi muda Surabaya harus berani keluar dari zona nyaman agar bisa memanfaatkan masa muda sebaik mungkin. “Capek boleh, tapi jangan berhenti bergerak,” katanya mantap.
Cerita perjalanan Nabilah Rosianawati menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di Surabaya. Ia membuktikan bahwa aktif di komunitas bukan hanya menambah teman, tapi juga membuka jalan karier dan membentuk karakter yang kuat.
Dengan segudang pengalaman di usia muda, Runner Up Cak Ning Surabaya 2021 ini berhasil menunjukkan bahwa masa muda yang dijalani dengan konsisten dan penuh aktivitas akan menjadi bekal berharga untuk masa depan.