Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Dwi Ajeng Sulistiyowati, Mahasiswa Gizi yang Aktif Sebagai Influencer Pendidikan dan Pelestari Budaya
    Culture

    Dwi Ajeng Sulistiyowati, Mahasiswa Gizi yang Aktif Sebagai Influencer Pendidikan dan Pelestari Budaya

    AdminBy AdminMarch 17, 2025No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Semarang, TeropongJakarta.com – Nama Dwi Ajeng Sulistiyowati, atau yang akrab disapa Ajeng, kini semakin dikenal sebagai mahasiswa yang aktif berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari edukasi digital, literasi, hingga pelestarian budaya. Mahasiswi jurusan Gizi di Poltekkes Kemenkes Semarang ini bukan hanya sekadar akademisi, tetapi juga seorang influencer pendidikan yang telah menorehkan berbagai prestasi.

    Ajeng pernah menjadi Student Influencer Ruangguru 2020, Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Batang 2021, Duta Pelajar Rabbani 2022, Duta Literasi Smanggal 2022, dan terbaru, ia dinobatkan sebagai Duta Kebaya Kampus 2024. Semua pengalaman ini menjadi bukti nyata bagaimana Ajeng tidak hanya mengejar ilmu, tetapi juga berusaha memberikan dampak positif bagi sesama.

    Dalam wawancara eksklusif, Ajeng mengungkapkan bahwa ketertarikannya terhadap dunia edukasi digital bermula dari kesadaran akan besarnya peran teknologi dalam meningkatkan akses belajar bagi semua orang.

    “Awalnya, saya hanya ingin berbagi pengalaman belajar dan tips belajar efektif melalui media sosial. Namun, saya menyadari bahwa edukasi digital memiliki jangkauan yang lebih luas dan dapat membantu banyak orang. Dari sanalah saya mulai aktif membuat konten edukasi dan motivasi,” jelasnya.

    Tidak hanya berprestasi dalam dunia digital, Ajeng juga memiliki latar belakang disiplin yang kuat dari pengalamannya sebagai Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Batang 2021. Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang ia pelajari saat menjadi Paskibraka, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim, masih terus ia terapkan hingga saat ini.

    “Menjadi Paskibraka itu tidak hanya tentang baris-berbaris, tetapi juga soal kepemimpinan dan pantang menyerah. Nilai-nilai ini sangat membantu saya dalam mengatur waktu dan menghadapi berbagai tantangan akademik maupun organisasi,” ungkap Ajeng.

    Sebagai seorang mahasiswa yang aktif, Ajeng juga ingin menginspirasi generasi muda agar tidak hanya berfokus pada nilai akademik, tetapi juga membangun karakter dan memberikan kontribusi bagi lingkungan sekitar.

    “Saya selalu mengatakan kepada teman-teman bahwa ilmu yang kita pelajari harus bisa bermanfaat bagi orang lain. Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti berbagi ilmu, aktif di kegiatan sosial, atau menjadi teladan dalam sikap dan akhlak,” tuturnya.

    Di era digital saat ini, minat baca generasi muda terhadap buku fisik semakin menurun. Namun, Ajeng melihat hal ini bukan sebagai hambatan, melainkan peluang untuk mempopulerkan literasi melalui media sosial.

    “Saya mencoba menarik minat baca teman-teman dengan membuat konten ulasan buku dalam bentuk infografis atau video pendek. Selain itu, saya juga menghubungkan literasi dengan tren yang sedang berkembang, sehingga lebih relevan dan menarik bagi generasi muda,” jelasnya.

    Sebagai Duta Kebaya Kampus 2024, Ajeng tidak hanya berfokus pada akademik dan edukasi digital, tetapi juga pada pelestarian budaya, khususnya kebaya. Menurutnya, kebaya bisa tetap eksis di kalangan mahasiswa dengan menggabungkan unsur tradisional dan modern.

    “Saya sering membuat konten OOTD kebaya modern di media sosial. Selain itu, saya juga aktif mengikuti berbagai acara budaya, seperti Festival Kebaya Nusantara di Semarang, dan tergabung dalam Komunitas Diajeng Semarang,” katanya.

    “Saya ingin menunjukkan bahwa memakai kebaya bukan sesuatu yang kuno, tapi bisa tetap stylish dan relevan. Jika budaya ini terus dikenalkan, generasi muda pasti akan semakin bangga menggunakannya,” tuturnya dengan antusias.

    Meskipun aktif di berbagai bidang, Ajeng mengakui bahwa tantangan terbesar yang ia hadapi adalah manajemen waktu. Namun, dengan disiplin dan prioritas yang jelas, ia tetap bisa menjalankan semua aktivitasnya dengan baik.

    “Saya percaya bahwa selama kita bisa mengatur waktu dengan baik dan tetap fokus pada tujuan, semua hal bisa berjalan dengan seimbang,” katanya.

    Ke depannya, Ajeng berharap bisa terus mengembangkan dirinya dalam dunia edukasi digital dan budaya. Ia ingin semakin banyak generasi muda yang sadar akan pentingnya literasi dan pelestarian budaya.

    “Saya ingin terus berbagi ilmu dan menginspirasi lebih banyak orang. Saya juga berharap semakin banyak anak muda yang bangga dengan budaya Indonesia dan mau melestarikannya,” pungkasnya.

    Dengan semangat dan dedikasinya, Dwi Ajeng Sulistiyowati telah membuktikan bahwa anak muda bisa berperan aktif dalam berbagai bidang, dari edukasi hingga pelestarian budaya. Sosoknya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang ingin memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

    Batang Berita BeritaBaru culture Dwi Ajeng Sulistiyowati education Lifestyle mahasiswa news Semarang TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleDari Panggung ke Ruang Praktik: Menari Jadi Pelarian Amelia dari Padatnya Kuliah Kesehatan
    Next Article Menginspirasi! Linda Handayani Batubara, Perempuan Medan yang Buktikan Bahwa Perempuan Bisa Berkarya dari Rumah
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.