Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Anindiya Delia Renata Bawa Pesona Nusantara ke Panggung ASEAN Fashion Festival 2026

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Dyah Kusumaning Fitriyah, Mahasiswi dari Lamongan dengan Semangat Mengabdi dan Belajar
    Education

    Dyah Kusumaning Fitriyah, Mahasiswi dari Lamongan dengan Semangat Mengabdi dan Belajar

    AdminBy AdminMay 26, 2024No Comments4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Surabaya, TeropongJakarta.com – Dyah Kusumaning Fitriyah, seorang mahasiswi berusia 22 tahun asal Lamongan, kini menempuh dua pendidikan sekaligus di Surabaya. Dyah sedang menjalani program profesi dokter gigi atau yang sering disebut co-ass/dokter gigi muda, dan di saat yang bersamaan juga menempuh pendidikan S2 di Magister Hukum dengan konsentrasi Kesehatan.

    Hobi berolahraga menjadi salah satu cara Dyah untuk menjaga keseimbangan hidupnya. Dia gemar berlari dan bermain tenis di waktu luangnya. Selain itu, Dyah juga aktif dalam berbagai organisasi di kampus. “Di usia sekarang yang tergolong masih muda, penting untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif,” ujar Dyah.

    Perjalanan akademis Dyah dimulai dari program Sarjana Kedokteran Gigi. Setelah lulus, dia melanjutkan ke tahap profesi dan kemudian memutuskan untuk mengambil Magister Hukum Kesehatan. “Sebagai dokter gigi nantinya ketika lulus, kita mungkin akan berhadapan dengan permasalahan hukum selama menjalankan praktik. Dengan belajar hukum kesehatan, setidaknya kita tahu dan paham sehingga bisa memberikan perlindungan bagi diri sendiri,” jelas Dyah.

    Membagi waktu antara kuliah S2, co-ass, dan kegiatan organisasi memang tidak mudah. Dyah memiliki metode tersendiri untuk menjaga semuanya tetap berjalan lancar. “Fokus dan kerjakan tugas kuliah S2, co-ass, dan organisasi sesegera mungkin, jangan ditunda,” kata Dyah.

    Salah satu pengalaman berkesan Dyah adalah saat menjalani stase ilmu penyakit mulut di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL). Dia ditugaskan untuk membantu memeriksa dan memberikan perawatan gigi dan mulut berupa oral health care kepada pasien ICU yang tidak sadar. “Hal tersebut membuat saya lebih berempati dan menghargai kehidupan,” kenang Dyah.

    Meski jadwalnya sangat padat, Dyah tetap berusaha melawan rasa malas yang kadang muncul. “Sisa waktu luang yang dimiliki kan tidak banyak. Jadi, saya berusaha menyempatkan untuk berolahraga meskipun sudah lelah karena aktivitas kuliah dan co-ass,” ungkapnya.

    Motivasi utama Dyah adalah sifatnya yang ekstrovert dan senang bertemu banyak orang. Aktivitasnya di organisasi kampus memberinya banyak relasi dan pengalaman berharga. “Ikut organisasi membuat saya mendapat banyak relasi. Dari organisasi juga bisa belajar banyak mengenai cara berkomunikasi yang baik, bekerjasama dalam tim, dan belajar menilai suatu permasalahan dari berbagai sudut pandang,” tuturnya.

    Sebagai mahasiswa dengan dua tanggung jawab besar, Dyah harus pintar dalam mengatur waktu dan prioritas. Setiap harinya dimulai dengan menyusun jadwal yang ketat agar semua kewajiban dapat terpenuhi. “Saya selalu berusaha untuk tetap terorganisir dan memanfaatkan setiap waktu yang ada dengan sebaik-baiknya,” kata Dyah.

    Dalam menjalani kedua pendidikan tersebut, Dyah tidak hanya mengandalkan kemampuan akademis tetapi juga dukungan dari keluarga dan teman-teman. Mereka adalah sumber semangat yang tak ternilai. “Keluarga dan teman-teman sangat mendukung saya, mereka selalu ada ketika saya butuh motivasi tambahan,” ungkapnya.

    Masa depan yang diimpikan Dyah adalah menjadi dokter gigi yang tidak hanya handal dalam keahlian medis tetapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang hukum kesehatan. Dengan demikian, ia dapat menjalankan praktik dengan lebih aman dan profesional. “Saya ingin menjadi dokter gigi yang tidak hanya kompeten tapi juga paham hukum, sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan melindungi diri dari masalah hukum,” tambah Dyah.

    Perjalanan Dyah tentu tidak mudah, tetapi tekad dan kerja kerasnya membuat semua tantangan terasa lebih ringan. Dia yakin bahwa masa depan cerah sudah menantinya di ujung jalan. “Saya percaya bahwa dengan usaha dan doa, segala sesuatu akan berjalan dengan baik. Saya hanya perlu terus berusaha dan tidak mudah menyerah,” katanya dengan penuh keyakinan.

    Selain akademis dan organisasi, Dyah juga berusaha menyempatkan waktu untuk dirinya sendiri, seperti berkumpul dengan keluarga dan teman, serta menikmati hobinya. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. “Saya selalu menyisihkan waktu untuk diri sendiri, ini penting agar saya tidak merasa jenuh dan tetap termotivasi,” ujarnya.

    Prestasi Dyah di berbagai bidang tidak hanya membanggakan dirinya sendiri, tetapi juga menjadi inspirasi bagi teman-temannya. Banyak yang melihat Dyah sebagai contoh bahwa usia muda bukan halangan untuk meraih banyak pencapaian. “Saya berharap apa yang saya lakukan bisa menginspirasi teman-teman lain untuk terus berkarya dan tidak takut mengambil tantangan,” kata Dyah.

    Dengan segala pencapaian dan aktivitasnya, Dyah Kusumaning Fitriyah adalah contoh nyata bagaimana generasi muda bisa memaksimalkan potensinya. Dia membuktikan bahwa dengan dedikasi, semangat, dan pengaturan waktu yang baik, segala mimpi bisa diwujudkan. “Saya ingin terus belajar dan berkembang, serta memberikan kontribusi yang berarti bagi masyarakat,” tutup Dyah.

    BeritaBaru Dokter education news TeropongJakarta.com
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleJejak Waktu Bersamamu
    Next Article Jurnalis, Seniman, hingga Mahasiswa Bersatu Menolak RUU Penyiaran di Jambi
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    September 16, 2026

    Shine Management Perluas Ruang Kreatif, dari Dance Crew hingga Kelola Event

    September 15, 2026

    Nana Yusnita Ungkap Perjuangan Bangkit Usai Alami KDRT dalam Rumah Tangga

    September 14, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Anindiya Delia Renata Bawa Pesona Nusantara ke Panggung ASEAN Fashion Festival 2026

    Sepuluh Hari dari Teks ke Panggung Berakhir Haru, Tangis Peserta Warnai Perpisahan

    Evelyn Imeldinata Comeback ke Industri Kreatif, Bawa Misi Buka Peluang Talent

    Gak Harus Jago Main, Ini Deretan Profesi di Balik Industri Game dan Esports

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.