Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » 80 08: Misteri Angka di Balik Laku Spiritual Kyai Merah
    News

    80 08: Misteri Angka di Balik Laku Spiritual Kyai Merah

    AdminBy AdminAugust 18, 2025Updated:August 18, 2025No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Jakarta, TeropongJakarta.com – Tepat pukul 23.00 WIB, Minggu malam 17 Agustus 2025, Kyai Merah seorang ulama karismatik asal Purworejo akhirnya memulai ikrar spiritualnya: mengelilingi Monumen Nasional (Monas). Meski kondisi tubuhnya belum pulih sepenuhnya, ulama kharismatik asal Purworejo itu meneguhkan niat. Tema ritual kali ini: 8008, menandai HUT ke-80 Republik Indonesia yang jatuh di bulan kedelapan tahun ini.

    Sejak pagi, Kyai Merah sempat tertunda. Demam dan kelelahan membuatnya beristirahat lebih lama dari jadwal yang direncanakan. Namun menjelang tengah malam, ia menolak menyerah. “Ini momentum sakral. Tak mungkin saya tinggalkan, karena sudah dimulai dari Tidar yang banyak orang tahu sebagai pakunya Jawa,” ujarnya lirih sebelum melangkah.

    Kawasan Monas malam itu bukan hanya dipenuhi peziarah spiritual. Sebuah konser musik memeriahkan panggung kemerdekaan, menambah riuh suasana. Dentuman musik bersahutan dengan langkah perlahan Kyai Merah yang mengenakan jubah merah dan baret khasnya.

    Kontras pun tercipta. Di tengah sorak sorai pengunjung konser, sosok bersahaja itu melangkah teguh, menapaki jalan setapak yang melingkari tugu 132 meter tersebut. Tidak sedikit mata yang beralih dari panggung ke arah pria berusia 50 tahun itu.

    Salah satunya Diran, pengunjung asal Depok. Awalnya ia mengira sosok itu bagian dari atraksi hiburan malam kemerdekaan. Namun setelah bertanya kepada santri yang mendampingi, ia terkejut. “Saya kaget, ternyata beliau ulama asal Purworejo Jawa Tengah yang sedang melakukan doa untuk bangsa. Kagum sekali, niatnya tulus,” katanya.

    Bagi sebagian pengunjung, langkah Kyai Merah justru menjadi pengingat bahwa kemerdekaan tak hanya dirayakan dengan pesta dan musik, melainkan juga dengan doa dan laku spiritual. Sejumlah warga terlihat ikut berjalan, sekadar menyesuaikan langkah, atau melantunkan doa dalam hati.

    Namun perjalanan itu tak berlangsung lama. Tepat pukul 23.30 WIB, petugas keamanan Monas memberi tanda bahwa kawasan akan segera ditutup. Kyai Merah yang baru menuntaskan beberapa putaran pun terpaksa menghentikan langkahnya. “Batas waktu harus ditaati, insya Allah akan saya lanjutkan,” katanya tenang.

    Meski terhenti, aura khidmat tetap terasa. Jubah merahnya berkibar diterpa angin malam, wajahnya pucat, namun sorot matanya tak pudar. “Yang penting niat sudah dimulai, langkah sudah diambil,” ucap Mr Wage salah seorang santri mendampingi dari kejauhan.

    Tema 80 08 yang diusung Kyai Merah bukan sekadar simbol angka. Baginya, angka 80 menandai usia kemerdekaan bangsa, sedangkan angka 08 melambangkan angka Sakral Bapak Presiden Prabowo Subianto. “Semoga Indonesia menjadi mercusuar dunia dan Bapak Presiden Prabowo Subianto diberikan kesehatan untuk menuntaskan amanahnya,” tutur Kyai Merah.

    Bagi sebagian orang, momen itu terasa janggal: seorang ulama berjalan pelan mengitari Monas di antara dentuman musik konser. Namun justru di situlah makna hadir: kemerdekaan bisa dirayakan dengan cara berbeda pesta rakyat di satu sisi, doa sunyi di sisi lain.

    Meski hanya sempat melangkah kurang dari setengah jam, kehadiran Kyai Merah meninggalkan kesan mendalam bagi mereka yang melihat. “Di tengah hiruk pikuk konser, ada sosok yang memilih berdoa. Itu menggetarkan hati saya,” kata Diran.

    Ritual itu memang baru dimulai, namun Kyai Merah berjanji akan melanjutkan ikrar 80 putaran di waktu berikutnya. Baginya, doa untuk Indonesia tak boleh putus, meski langkah kakinya sempat tertahan. “Ritual ini akan selesai, karena doa untuk negeri harus tuntas,” katanya, sebelum meninggalkan Monas malam itu.

    80 putaran Monas Doa untuk Indonesia Jubah merah Kyai Merah Kyai Merah Kyai Merah Monas Kyai Merah Purworejo Laku spiritual Kyai Merah Misteri angka 8008 Monas 17 Agustus 2025 news Pakunya Jawa Kyai Merah Ritual doa kemerdekaan Ritual HUT RI 80 Ritual Kyai Merah Ritual Monas 17 Agustus TeropongJakarta.com Ulama karismatik Purworejo
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleKetika Pakunya Jawa Menyentuh Monas: Ritual Sunyi Kyai Merah di Malam Proklamasi
    Next Article Anisa Dwi Arianti, Meramu Wisata dan Kuliner Menjadi Konten Gen Z
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    October 10, 2026

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    October 10, 2026

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Tari Safitri, MUA Asal Kapuas Hulu yang Bangun Karier dari Nol dengan Terus Belajar

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.