
Tembilahan, TeropongJakarta.com – Rizkan Fahrozi mendadak jadi buah bibir di kampung halamannya, Riau. Pria 35 tahun itu baru saja menyabet gelar juara dunia Strongman Static Monster 2025 di Irlandia, mengalahkan atlet dari 24 negara.
Kemenangan itu kian melengkapi rekam jejaknya. Sebelumnya, Rizkan sudah dua kali berturut-turut menjadi juara nasional Strongman Static Monster pada 2023 dan 2024. “Saya hanya orang biasa dari Tembilahan, tapi mimpi saya selalu besar,” katanya.
Di arena internasional, Rizkan membuktikan kekuatan otot yang ditempa bertahun-tahun. Tantangan demi tantangan, dari deadlift ratusan kilogram hingga log press, ia taklukkan dengan ketenangan. Sorak penonton membahana ketika ia memastikan gelar juara.

Namun di luar panggung kompetisi, Rizkan justru dikenal sebagai pengusaha kuliner. Ia mengelola usaha makanan di Riau yang semakin ramai pembeli setelah kabar kemenangannya tersebar. “Otot dan dapur, dua-duanya sama penting bagi saya,” ujarnya sambil tertawa.
Bagi warga Tembilahan, kemenangan Rizkan seperti pesta kecil. Mereka beramai-ramai menyaksikan tayangan ulang pertandingan melalui layar gawai. “Bangga sekali ada anak daerah bisa harumkan nama Indonesia,” kata Herman, seorang warga.
Perjalanan menuju puncak dunia tak mulus. Rizkan sempat dihantam cedera pada lutut yang sejak dua bulan lalu yang hampir memaksanya berhenti. Tapi tekat yang kuat membuatnya kembali bangkit. “Kalau jatuh ya bangun lagi. Hidup memang harus dilawan,” ucapnya.

Kini, setelah pulang dari Irlandia, Rizkan ingin melatih dan membentuk pelatihan strongman di Riau. Ia ingin generasi muda punya tempat belajar kekuatan, disiplin, sekaligus mental baja. “Bukan hanya soal juara, tapi bagaimana membentuk karakter,” ujarnya.
Bagi Rizkan, olahraga dan bisnis adalah dua sisi yang saling menguatkan. Disiplin dari arena kompetisi ia bawa ke dapur usaha, sementara kesabaran berbisnis ia bawa saat menghadapi tekanan lomba. “Kunci hidup saya cuma satu: jangan berhenti berproses dan jaga batasan syari’at,” katanya.
Dari Tembilahan ke panggung dunia, Rizkan membuktikan bahwa beban terberat sekalipun bisa diangkat. Tidak hanya barbel besi, tapi juga harapan ribuan anak muda Indonesia yang bermimpi besar.