Close Menu
Teropong Jakarta
    What's Hot

    3.693 Pelajar Ramaikan Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Berikut Daftar Juara

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Teropong Jakarta
    • News
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Health
    • Sport
    • Lifestyle
      • Entertaiment
      • Fashion
      • Food & Travel
    Subscribe
    Teropong Jakarta
    Beranda » Blog » Nadia Narsies: Investasi Sehat yang Dipanen Menjelang Usia 60 Tahun
    Entertaiment

    Nadia Narsies: Investasi Sehat yang Dipanen Menjelang Usia 60 Tahun

    AdminBy AdminJanuary 26, 2026No Comments3 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest Telegram LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Follow Us
    Google News Flipboard
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email Copy Link

    Bintaro, TeropongJakarta.com – Di usia yang bagi banyak orang menjadi alasan untuk melambat, Nadia Narsies justru memilih tetap bergerak. Perempuan yang tinggal di Bintaro ini masih aktif mengikuti ballet, line dance, bermain piano dan biola, serta kembali ke dunia modeling setelah puluhan tahun meninggalkannya. Baginya, menua bukan fase yang perlu ditakuti, melainkan hasil dari pilihan hidup jangka panjang.

    “Banyak yang bertanya apa rahasiaku tetap aktif dan terlihat segar di usia jelang 60 tahun. Aku selalu bilang, ini bukan sesuatu yang instan. Ini investasi sehat yang aku lakukan sejak puluhan tahun lalu,” ujar Nadia dalam wawancara, Senin, 26 Januari 2026.

    Pilihan itu dimulai sejak usia sangat muda. Nadia mengaku telah menjadi vegetarian sejak berumur 10 tahun pada 1977, ketika pola makan tersebut masih dianggap tidak lazim di Indonesia. Ia baru menyampaikan pilihannya secara terbuka pada 1991. “Waktu itu vegetarian masih dianggap aneh. Tapi ternyata respons orang-orang justru sangat menghargai,” katanya.

    Konsistensi itu berlanjut hingga masa kehamilan. Nadia memilih tetap menjalani pola makan vegan dan menyampaikannya secara terbuka kepada dokter kandungan. “Aku periksa kehamilan di Mount Elizabeth dan bilang ke dokter bahwa aku vegetarian. Dokternya malah bilang itu bagus dan mendukung,” ujarnya. Ia menegaskan, seluruh anaknya tumbuh sehat tanpa gangguan gizi. “Alhamdulillah, tidak ada yang kurang gizi atau mengalami masalah kesehatan.”

    Selain pola makan, aktivitas fisik menjadi bagian penting dalam kesehariannya sejak dekade 1980-an. Nadia terbiasa berolahraga, mulai dari gym hingga menari. Kebiasaan itu ia jaga hingga kini. “Sekarang aku masih aktif ballet dan line dance, juga bermain piano dan biola. Tahun lalu aku bahkan masih tampil ballet di Gedung Kesenian Jakarta,” katanya.

    Pada akhir 2025, Nadia kembali ke dunia modeling yang pernah ia tinggalkan selama puluhan tahun. Keputusan itu ia ambil tanpa beban usia. “Menurutku, menua itu tidak harus ditakuti. Tubuh justru harus terus dipakai,” ujarnya.

    Di luar aktivitas fisik, Nadia juga dikenal menjalani hidup secara mandiri. Selama lebih dari tiga dekade, ia hidup tanpa pembantu rumah tangga, babysitter, nanny, maupun sopir. Anak-anaknya pun dididik untuk mandiri sejak kecil. Ia juga menjalani peran sebagai single mother hampir 20 tahun, pengalaman yang menurutnya membentuk keteguhan hidup.

    Selain disiplin, Nadia menekankan pentingnya sikap mental yang kuat. “Jangan mengeluh. Hadapi hidup ini dengan positive thinking. Bahagiakan diri sendiri,” ujarnya. Menurut Nadia, kebahagiaan bukan soal usia, tetapi tentang cara seseorang memilih memaknai hidup.

    Pengalaman hidup Nadia tidak berhenti di Indonesia. Ia mengaku telah melakukan perjalanan ke 23 negara di empat benua, dan pernah tinggal di beberapa negara. “Traveling dan tinggal di berbagai negara memberi perspektif baru. Aku belajar bahwa pola hidup sehat itu universal, hanya cara penerapannya yang berbeda,” katanya.

    Pengalamannya tinggal di beberapa negara dan bepergian ke 23 negara di empat benua memperluas pandangannya tentang gaya hidup sehat dan aktif. Namun Nadia menegaskan, kunci utama tetap pada konsistensi. “Investasi sehat itu tidak bisa instan. Harus dilakukan terus-menerus, dan hasilnya baru terasa puluhan tahun kemudian,” katanya.

    Kini, setelah pensiun, Nadia memilih menikmati hidup dengan ritme yang ia tentukan sendiri. Ia menolak pandangan bahwa lansia identik dengan pasif. “Lansia jangan jadi kaum rebahan. Harus tetap bergerak, ikut komunitas yang membuat badan aktif, dan menjaga pola makan,” ujarnya.

    Bagi Nadia Narsies, kualitas hidup di usia lanjut bukan soal keberuntungan, melainkan konsekuensi dari pilihan yang dijalani dengan disiplin sejak muda.

    aktif ballet & modeling inspirasi hidup sehat & bahagia di usia jelang 60 Nadia Narsies positive thinking TeropongaJakarta travel 23 negara vegetarian sejak kecil
    Add as Preferred on Google Follow on Google News Follow on Flipboard
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email Copy Link
    Previous ArticleMerantau dari Pandeglang, Salsa Fitria Bangun Karier Influencer dan Modeling di Tangerang
    Next Article From Pain to Power, Gusti Ayu Gita Setiawati Bangkit dari Luka Batin
    Admin
    • Website

    Related Posts

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    October 7, 2026

    Dedikasikan Diri untuk Kesehatan Perempuan, Ini Kiprah Dr. Ratna Dewi Puspita Sari

    October 6, 2026

    Selvia Diana, Perempuan Tangguh di Balik LENOS

    October 6, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Teropong

    Hello, We’re content writer who is fascinated by content fashion, culture, food, culture and lifestyle. We helps clients bring the right content to the right people.

    Explore Topics
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Meta
    • Log in
    • Entries feed
    • Comments feed
    • WordPress.org
    Tentang

    TeropongJakarta.com

    Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar!

    Pedoman Media Siber - Kontak Kami - Susunan Redaksi - Tentang Kami

    Useful Links
    • Brand
    • Culture
    • Education
    • Entertaiment
    • Fashion
    • Food & Travel
    • Health
    • Lifestyle
    • News
    • Sport
    Tag Clouds

    atlit Bali Bandung Bekasi Berita BeritaBaru Berita Utama Bogor Conten Creator culture Diana Dewi education enterpreneur Entertainment fashion Food Gaya hidup sehat Health Health Lifestyle Hongkong Influencer Inspirasi Inspirasi perempuan Indonesia Jakarta jambi Kesehatan Kisah inspiratif Kisah inspiratif perempuan Lampung Lari Lifestyle malang media model news olahraga perempuan inspiratif Perempuan inspiratif Indonesia PMI Sport Surabaya TeropongJakarta Teropong Jakarta TeropongJakarta.com Travelling

    Latest Posts

    3.693 Pelajar Ramaikan Piala Pelajar Esports DKI Jakarta 2026, Berikut Daftar Juara

    Tujuh Kali Gagal Seleksi, Serda (K) Aulyra Regina Marta Kini Bertugas dalam Misi Perdamaian Dunia

    Julie Maulana, Ibu Dua Anak di Surabaya yang Menemukan Ruang Bertumbuh lewat Running

    Dari Iseng Berbagi Konten hingga Menghasilkan, Ayu Buktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Tetap Berkarya

    Trending Posts

    Subscribe to News

    Get the latest sports news from NewsSite about world, sports and politics.

    Facebook Instagram LinkedIn WhatsApp TikTok Threads
    • Tentang Kami
    • Susunan Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    © 2023 TeropongJakarta.com by PT Arunika Media Nusantara

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.