# Teropong Jakarta > Melihat Lebih Jauh, Menginspirasi Lebih Besar! ## Posts - [Dari Mahasiswa Terbatas Biaya, Sheila Kurnia Putri Jadi Kaprodi Pascasarjana Termuda ISBI Bandung](https://teropongjakarta.com/dari-mahasiswa-terbatas-biaya-sheila-kurnia-putri-jadi-kaprodi-pascasarjana-termuda-isbi-bandung/): Perjuangan Sheila Kurnia Putri dalam mengatasi keterbatasan biaya pendidikan - [Dari Dunia Modeling ke Virtual Run: Perjalanan Via Utlatunnisa Menjaga Kesehatan dan Berkontribusi Sosial](https://teropongjakarta.com/dari-dunia-modeling-ke-virtual-run-perjalanan-via-utlatunnisa-menjaga-kesehatan-dan-berkontribusi-sosial/): Bekasi, TeropongJakarta.com – Dunia modeling yang dulu menghiasi hari-hari Via Utlatunnisa kini tergantikan dengan langkah-langkah lari yang menuntut ketahanan fisik dan mental. Setelah bertahun-tahun terlibat dalam industri yang mengutamakan penampilan visual, Via merasa tubuhnya membutuhkan lebih dari sekadar tampilan luar. Lari, khususnya virtual run, kini menjadi pilihan utamanya untuk menjaga kebugaran, sekaligus berkontribusi pada tujuan sosial yang lebih besar. “Dulu, modeling adalah segalanya bagi saya. Tapi seiring waktu, saya sadar bahwa tubuh saya memerlukan perawatan yang lebih holistik. Lari membantu saya mendengarkan tubuh saya dengan cara yang baru, membangun ketahanan dan konsistensi. Tidak hanya tentang fisik, tetapi juga kesehatan mental,” […] - [Ikan Bakar Pantai Timur: Menyajikan Rasa, Budaya, dan Keramahan NTT di Yogyakarta](https://teropongjakarta.com/ikan-bakar-pantai-timur-menyajikan-rasa-budaya-dan-keramahan-ntt-di-yogyakarta/): Yogyakarta, TeropongJakarta.com – Di tengah kota Yogyakarta yang sibuk, Ikan Bakar Pantai Timur, restoran milik Yehezkiel Damaledo, tidak hanya menawarkan cita rasa ikan bakar autentik, tetapi juga membawa serta budaya Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kaya. Dengan filosofi sederhana namun mendalam, “Rasa adalah cerita, dan meja makan adalah jembatan,” restoran ini bertujuan untuk merubah pandangan masyarakat terhadap NTT yang seringkali dipandang sebelah mata. Menurut Yehezkiel, stigma yang melekat pada NTT sebagai daerah yang keras atau terbelakang berasal dari ketidaktahuan. “Bagi kami, ‘keras’ itu bukan negatif. Itu adalah ketegasan dan kejujuran yang kami bawa ke dapur dan melayani,” ujarnya. “Di sini, […] - [Jullie Hartawan: Menjadi Brand Sehat dengan Konsistensi dan Kejujuran](https://teropongjakarta.com/jullie-hartawan-menjadi-brand-sehat-dengan-konsistensi-dan-kejujuran/): Medan, TeropongJakarta.com – Di tengah maraknya konten kebugaran yang berfokus pada hasil instan, Jullie Hartawan memiliki pandangan yang berbeda. Bagi perempuan yang kini tengah membangun citra diri sebagai brand sehat, gym bukan sekadar tempat untuk meraih tubuh ideal. Bagi Jullie, gym adalah perjalanan yang harus dinikmati, sebuah proses yang tidak hanya berfokus pada hasil, tetapi juga pada kesenangan dan konsistensi. “Gym itu bukan hanya soal latihan fisik, tapi soal bagaimana menjadikannya bagian dari gaya hidup yang menyenangkan. Banyak orang yang sudah mulai berlatih, namun berhenti di tengah jalan. Ada pula yang baru memulai, tetapi kehilangan motivasi. Saya ingin menunjukkan bahwa […] - [Antara Panggung dan Layar, Cara Baru Menilai Kredibilitas MC](https://teropongjakarta.com/antara-panggung-dan-layar-cara-baru-menilai-kredibilitas-mc/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Perubahan cara kerja industri acara dalam beberapa tahun terakhir ikut menggeser standar kredibilitas seorang master of ceremony (MC). Jika sebelumnya portofolio disusun melalui daftar acara dan rekomendasi klien yang beredar terbatas, kini jejak digital di media sosial menjadi rujukan awal yang mudah diakses. Sejumlah pelaku event organizer di Jakarta menyebutkan, klien semakin mengandalkan media sosial untuk menilai calon MC. Konten video dinilai memberi gambaran cepat mengenai gaya komunikasi, penguasaan panggung, hingga kemampuan membangun suasana. Dalam banyak kasus, keputusan awal bahkan terbentuk sebelum pertemuan langsung dilakukan. Nira Caesa Azani, MC asal Jakarta Barat, menilai perubahan ini membuat proses […] - [Menolak Instan, Melody Bertaruh pada Kepercayaan Audiens](https://teropongjakarta.com/menolak-instan-melody-bertaruh-pada-kepercayaan-audiens/): Solo, TeropongJakarta.com – Di tengah maraknya praktik instan dalam industri influencer, dari pembelian pengikut hingga manipulasi interaksi, Melody Salsabilla justru memilih jalur sebaliknya. Influencer yang akrab disapa Melody ini menempatkan proses sebagai fondasi, sekalipun harus berjalan lebih lambat di awal. “Bagi saya, audiens itu tidak bisa dibentuk secara instan,” kata Melody, pekan ini. Ia menyadari bahwa pilihan tersebut membuat pertumbuhan akun tidak secepat sebagian kreator lain. Namun, ia melihatnya sebagai investasi jangka panjang, terutama dalam membangun kepercayaan. Di industri yang kerap mengukur keberhasilan dari angka, Melody mencoba menggeser titik tekan. Ia menilai jumlah pengikut dan engagement harus berjalan beriringan, bukan […] - [Gandeng Pelatih Bersertifikat, Rizkyana Kainan Kembangkan Key to Padel](https://teropongjakarta.com/gandeng-pelatih-bersertifikat-rizkyana-kainan-kembangkan-key-to-padel/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Tren olahraga padel kian menguat di kalangan masyarakat perkotaan dan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup. Di Jakarta Utara, geliat ini salah satunya digerakkan oleh Rizkyana Kainan, seorang influencer yang akrab disapa Key atau Rizky, melalui komunitas “Key to Padel”. Komunitas tersebut bermula dari kegiatan bermain bersama atau mabar yang pertama kali digelar pada 6 Januari 2026. Dari aktivitas sederhana itu, minat terhadap padel berkembang dan menarik partisipasi berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga pemain yang ingin meningkatkan kemampuan. “Awalnya hanya mabar biasa, tapi responsnya ternyata besar. Banyak yang tertarik karena padel itu mudah dimainkan dan suasananya […] - [Dari Tunggakan Kos ke Omzet Ratusan Juta, Kisah Putri Riyan](https://teropongjakarta.com/dari-tunggakan-kos-ke-omzet-ratusan-juta-kisah-putri-riyan/): Solo, TeropongJakarta.com – Suatu malam, ketika tagihan kos menunggak dan uang makan menipis, Putri Riyan hanya punya dua pilihan: berhenti atau bertahan. Ia memilih bertahan dengan cara yang tak lazim bagi seorang mahasiswa kedokteran. Kini, di usia 22 tahun, Putri menjalani hari-harinya sebagai dokter muda di Universitas Sebelas Maret. Di luar ruang klinik, ia adalah wajah dari puluhan video promosi di TikTok, menggerakkan penjualan ratusan juta rupiah setiap bulan. Perjalanan itu tidak dimulai dari kekurangan. Putri tumbuh dalam keluarga berkecukupan. Namun pandemi COVID-19 mengubah segalanya. Bisnis sang ayah terhenti, aset keluarga menyusut, dan stabilitas ekonomi runtuh perlahan.Saat diterima di Fakultas […] - [Menyalakan Urip Iku Urup: Tya Arum dan Lahirnya Teman Baik Solo](https://teropongjakarta.com/menyalakan-urip-iku-urup-tya-arum-dan-lahirnya-teman-baik-solo/): Solo, TeropongJakarta.com – Gerakan sosial kerap berangkat dari kegelisahan pribadi. Namun bagi Tya Arum, langkah itu justru dimulai dari sesuatu yang sederhana: menjual barang miliknya sendiri. Pada Juni 2024, Arum mulai melepas sejumlah barang preloved. Hasil penjualannya tidak ia gunakan untuk kepentingan pribadi, melainkan dibelikan nasi kotak yang kemudian dibagikan kepada masyarakat di jalanan. Dari aktivitas kecil itu, lahirlah embrio komunitas yang kini dikenal sebagai “Teman Baik Solo”. Arum mengaku tidak pernah merencanakan pembentukan komunitas tersebut secara formal. Apa yang ia lakukan semula hanyalah bentuk spontanitas. Namun, interaksinya dengan para penerima bantuan menghadirkan kesadaran baru: perhatian sekecil apa pun memiliki […] - [Dari Danton ke Panggung Kebaya, Haerani Destya Putri Raih Runner Up Tingkat DKI](https://teropongjakarta.com/dari-danton-ke-panggung-kebaya-haerani-destya-putri-raih-runner-up-tingkat-dki/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Langkah Haerani Destya Putri, yang akrab disapa Hera, menuju panggung Puteri Kebaya DKI Jakarta 2026 berawal dari ruang yang sederhana. Siswi SMPN 89 Jakarta itu sebelumnya lebih dikenal sebagai komandan peleton (danton), figur yang lekat dengan kedisiplinan di lapangan upacara. Momentum perubahan datang pada Agustus tahun lalu, saat Hera mengikuti peragaan busana dalam kegiatan meeting class di sekolahnya. Penampilannya kala itu menarik perhatian seorang guru yang melihat potensi lain di luar aktivitas rutinnya. Inisiatif kemudian muncul. Guru tersebut menghubungi orang tua Hera, menyarankan agar ia mengikuti ajang Puteri Kebaya DKI Jakarta 2026. Respons awal diwarnai keraguan, baik […] - [Anindya Mutiara Cinta Jadi Juri Puteri Kebaya DKI Jakarta 2026, Soroti Substansi di Balik Keanggunan](https://teropongjakarta.com/anindya-mutiara-cinta-jadi-juri-puteri-kebaya-dki-jakarta-2026-soroti-substansi-di-balik-keanggunan/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Malam puncak Puteri Kebaya DKI Jakarta 2026 yang berlangsung di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia pada 28 Maret 2026 tak hanya menjadi panggung bagi para finalis, tetapi juga menandai peran baru Anindya Mutiara Cinta sebagai dewan juri. Sosok yang dikenal sebagai Puteri Kebaya Indonesia 2025 itu menilai, ajang ini bukan sekadar kompetisi penampilan, melainkan ruang artikulasi nilai budaya. Anindya mengatakan, penilaian terhadap peserta tidak berhenti pada estetika kebaya yang dikenakan. Ia menekankan pentingnya kedalaman pemahaman peserta terhadap makna kebaya sebagai identitas perempuan Indonesia. “Bagi saya, yang paling utama bukan hanya bagaimana mereka tampil anggun, tetapi bagaimana mereka memahami […] - [Terbang sebagai Komitmen: Profesionalisme Shinta Moeryara Aditya Ningrum di Dunia Aviasi](https://teropongjakarta.com/terbang-sebagai-komitmen-profesionalisme-shinta-moeryara-aditya-ningrum-di-dunia-aviasi/): Banjarmasin, TeropongJakarta.com – Bagi Shinta Moeryara Aditya Ningrum, profesi pramugari bukan sekadar pekerjaan dengan tuntutan penampilan, melainkan sebuah komitmen yang harus dijalani dengan kesadaran penuh. Ia menolak menyebut berbagai standar dalam dunia aviasi sebagai tantangan. Baginya, itu adalah konsekuensi dari pilihan profesi. “Ini bukan tantangan, tapi kewajiban,” ujarnya. Dalam keseharian, ia menjaga pola makan, kesehatan tubuh, hingga kondisi kulit agar tetap prima. Standar tersebut merupakan bagian dari profesionalisme yang diharapkan dalam industri penerbangan, di mana citra dan pelayanan berjalan beriringan. Namun, tuntutan profesi tidak berhenti pada aspek fisik. Shinta menekankan pentingnya sikap, mulai dari tutur kata yang lembut hingga gestur […] - [Menjadikan Olahraga sebagai Identitas: Konsistensi Niken di Tengah Tren Gaya Hidup Sehat](https://teropongjakarta.com/menjadikan-olahraga-sebagai-identitas-konsistensi-niken-di-tengah-tren-gaya-hidup-sehat/): Tangerang, TeropongJakarta.com – Di tengah maraknya tren gaya hidup aktif di perkotaan, Niken, warga Cirendeu, memilih jalan yang tidak berhenti pada euforia sesaat. Ia membangun relasi yang lebih dalam dengan olahraga menjadikannya bagian dari ritme hidup sekaligus ruang untuk mengenali diri. Perjalanannya dimulai sekitar lima tahun lalu, ketika ia menekuni gym sebagai rutinitas awal. Dari sana, ia mulai merasakan bahwa olahraga tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga mental. “Di awal mungkin aku cuma fokus ke fisik. Tapi makin ke sini, aku ngerasa olahraga itu sangat berpengaruh ke mental dan energi sehari-hari,” ujar Niken dalam wawancara, belum lama ini. Kesadaran […] - [Saat Data Tak Cukup, Nardina Memilih Mengajar di Pinggiran Jakarta](https://teropongjakarta.com/saat-data-tak-cukup-nardina-memilih-mengajar-di-pinggiran-jakarta/): Serang, TeropongJakarta.com – Di Kota Serang, Nardina Salsabila Begum menapaki dua dunia yang berjalan beriringan namun jarang bersinggungan. Sebagai Research Analyst, ia terbiasa mengurai persoalan melalui data mencari pola, membaca kecenderungan, dan menyusun kesimpulan. Namun di luar ruang kerja, ia memilih hadir sebagai relawan pengajar bagi anak-anak di kawasan pinggiran Jakarta. Bagi Nardina, data kerap memberi jawaban yang presisi, tetapi tidak selalu menghadirkan makna. “Data bisa menjelaskan apa yang terjadi, tapi tidak selalu menjawab kenapa itu terjadi,” ujarnya dalam wawancara, pekan ini. Kesadaran itu tumbuh dari pengalaman personalnya menempuh pendidikan hingga meraih gelar MBA sebuah capaian yang ia nilai sebagai […] - [Mudik Minim Sampah: Aktivis Dorong Penegakan Hukum dan Perubahan Perilaku Warga](https://teropongjakarta.com/mudik-minim-sampah-aktivis-dorong-penegakan-hukum-dan-perubahan-perilaku-warga/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Arus mudik Lebaran kembali menghadirkan persoalan klasik: lonjakan sampah di berbagai titik perjalanan dan kampung halaman. Di tengah euforia pulang kampung, isu lingkungan kerap luput dari perhatian. Gerakan Mudik Minim Sampah muncul sebagai upaya menggeser kebiasaan, dari membuang menjadi mengelola. Aktivis lingkungan Imam Pesuwaryantoro menilai, persoalan sampah tidak cukup ditangani melalui kampanye simbolik. Ia menekankan pentingnya pendekatan sistematis yang menggabungkan edukasi publik dengan penegakan hukum. “Kesadaran harus dibangun, tetapi aturan juga perlu ditegakkan secara konsisten,” ujarnya. Ia merujuk pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah yang mengatur sanksi bagi pelanggar. Dalam beleid tersebut, tindakan membuang […] - [Kadin DKI Terima Laporan Permintaan THR oleh Oknum](https://teropongjakarta.com/kadin-dki-terima-laporan-permintaan-thr-oleh-oknum/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Sejumlah pelaku usaha di Jakarta mengeluhkan permintaan tunjangan hari raya (THR) oleh oknum tertentu menjelang Idulfitri. Praktik tersebut disebut membebani kegiatan usaha, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah. Ketua Kadin DKI Jakarta, Hj. Diana Dewi, mengatakan organisasinya menerima sejumlah laporan dari pelaku usaha terkait permintaan tersebut dalam beberapa waktu terakhir. “Dunia usaha membutuhkan kepastian dan ekosistem yang sehat untuk bisa terus bergerak,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 19 Maret 2026. Menurut dia, pengusaha pada dasarnya tidak keberatan untuk berkontribusi kepada masyarakat di lingkungan sekitar usaha. Namun, ia menegaskan kontribusi tersebut seharusnya diberikan secara sukarela, bukan karena […] - [Yumas Gia Nanda Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat YNC Holding](https://teropongjakarta.com/yumas-gia-nanda-bangun-ekosistem-bisnis-terintegrasi-lewat-ync-holding/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Pengusaha Yumas Gia Nanda, S.T., M.B.A., mengembangkan sejumlah unit usaha melalui pendekatan holding di bawah bendera YNC Holding. Melalui struktur tersebut, ia membangun ekosistem bisnis yang menghubungkan berbagai sektor, mulai dari kuliner, layanan kesehatan, hingga konsultasi pengembangan usaha. Sebagai Founder dan Chief Executive Officer YNC Holding, Yumas mengembangkan beberapa unit usaha utama. Salah satunya adalah De Taste Corp yang bergerak di bidang manajemen dapur dan layanan food and beverage (F&B). Perusahaan ini berfokus pada pengelolaan dapur profesional serta pengembangan konsep bisnis kuliner. Selain itu, Yumas juga mengembangkan Angkasa Medis yang bergerak di sektor layanan kesehatan dan manajemen […] - [Guru Otomotif Denpasar Raih Magister Teknik Mesin, Dorong Siswa Melek Teknologi Kendaraan Listrik](https://teropongjakarta.com/guru-otomotif-denpasar-raih-magister-teknik-mesin-dorong-siswa-melek-teknologi-kendaraan-listrik/): Denpasar, TeropongJakarta.com – Ida Ayu Putu Indah Komala Dewi menapaki panggung wisuda program Magister Teknik Mesin dengan satu tekad sederhana: memperdalam pemahaman teori agar dapat mengajarkan otomotif secara lebih akurat kepada para siswanya. Guru otomotif di SMK Negeri 1 Denpasar itu baru saja menyelesaikan studi S2 yang menurutnya menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan teknologi kendaraan yang semakin cepat. Perempuan yang tinggal di Mengwi ini mengatakan, keputusan melanjutkan pendidikan bukan sekadar mengejar gelar akademik. Ia ingin memahami konsep teknik mesin secara lebih analitis sehingga mampu menjelaskan prinsip otomotif secara runtut kepada siswa. “Saya ingin mengajarkan konsep otomotif tidak hanya di […] - [Hj. Diana Dewi Menikmati Senja Ramadan di Nustro Tebet Skyline](https://teropongjakarta.com/hj-diana-dewi-menikmati-senja-ramadan-di-nustro-tebet-skyline/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) DKI Jakarta, Hj. Diana Dewi, S.E., membagikan momen menunggu waktu berbuka puasa dari Nustro Tebet Skyline, Jakarta Selatan, pada Ahad sore 14/03. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia tampak menikmati suasana senja sambil memegang secangkir kopi menjelang azan magrib. Dalam foto yang diunggah, Diana berdiri di dekat jendela kaca besar dengan latar lanskap gedung-gedung Jakarta yang mulai diselimuti cahaya senja. Suasana kota yang perlahan berubah menuju malam menjadi latar ketika ia menunggu waktu berbuka. “Menikmati suasana sore, sambil menunggu waktu berbuka,” tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut. Unggahan itu muncul […] - [Merawat Energi di Tengah Riuh Kota: Cara Ela Menjaga Keluarga dan Passion](https://teropongjakarta.com/merawat-energi-di-tengah-riuh-kota-cara-ela-menjaga-keluarga-dan-passion/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Ela menjalani keseharian yang barangkali tampak biasa: mengurus keluarga, menyiapkan kebutuhan rumah, lalu di sela waktu merekam potongan hidup untuk dibagikan di media sosial. Namun di balik rutinitas itu, ada kesadaran yang ia rawat pelan-pelan tentang pentingnya menjaga energi dan tetap menjadi diri sendiri. “Aku nggak pakai sistem yang kaku banget. Aku lebih pakai sistem prioritas hati dulu, lalu jadwal menyusul,” ujar Ela Sebagai pribadi yang mengaku introvert, Ela paham betul kapasitas energinya terbatas. Ia tak memaksakan diri mengikuti ritme kreator yang mengunggah konten setiap hari. Pagi ia dedikasikan sepenuhnya untuk […] - [Refika Ayuna Sari Dosen Muda Politeknik Jakarta Internasional: Bimbingan Skripsi Bukan Ajang Penghakiman](https://teropongjakarta.com/refika-ayuna-sari-dosen-muda-politeknik-jakarta-internasional-bimbingan-skripsi-bukan-ajang-penghakiman/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Ketakutan mahasiswa saat menghadapi dosen pembimbing masih sering terjadi, terutama ketika menjalani proses penyusunan tugas akhir atau penelitian akademik. Kekhawatiran terhadap revisi yang terus bertambah kerap membuat sebagian mahasiswa merasa tertekan bahkan kehilangan kepercayaan diri. Dosen Politeknik Jakarta Internasional, Refika Ayuna Sari, S.Kom., M.Kom., menilai pandangan tersebut perlu diluruskan. Menurut dia, proses bimbingan seharusnya dipahami sebagai ruang dialog yang konstruktif antara mahasiswa dan dosen untuk menyempurnakan gagasan serta kerangka berpikir ilmiah. “Melalui Ilmu Komputer, kita belajar berpikir logis untuk menciptakan solusi digital yang solutif bagi tantangan zaman,” ujar Refika, Jumat, 13 Maret 2026. Ia menegaskan mahasiswa tidak […] - [Sambut Hari Raya dengan Anggun: Peluncuran Koleksi Baju Kurung Berkelas dan Nyaman](https://teropongjakarta.com/sambut-hari-raya-dengan-anggun-peluncuran-koleksi-baju-kurung-berkelas-dan-nyaman/): Semarang, TeropongJakarta.com – Dalam rangka menyambut momen Hari Raya yang penuh makna, koleksi baju kurung terbaru telah diluncurkan dengan perpaduan antara tradisi dan sentuhan modern. Koleksi ini hadir untuk memberikan kemewahan dan keanggunan dalam setiap langkah pemakainya. Menggunakan bahan premium dan desain yang elegan, koleksi ini bertujuan memenuhi kebutuhan perempuan masa kini yang ingin tampil menawan dengan busana yang nyaman dan bermakna. Koleksi baju kurung ini terbuat dari bahan sekuba premium yang terkenal dengan teksturnya yang halus, ringan, dan nyaman dikenakan sepanjang hari. Setiap busana dihiasi dengan detail payet tule yang menambah dimensi kilau elegan pada penampilan, tanpa mengurangi kesederhanaan […] - [dr. Annisa, Sp.GK.: Puasa, Pola Makan, dan Tantangan Gizi di Tengah Tren Penyakit Metabolik](https://teropongjakarta.com/dr-annisa-sp-gk-puasa-pola-makan-dan-tantangan-gizi-di-tengah-tren-penyakit-metabolik/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Data Survei Kesehatan Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas pada usia produktif. Di saat yang sama, konsumsi masyarakat terhadap gula, garam, dan makanan tinggi lemak masih melampaui anjuran harian. Situasi ini menjadi ironi ketika bulan puasa tiba, periode yang semestinya menjadi momentum pengendalian diri justru kerap diwarnai pola makan berlebihan. Dokter spesialis gizi klinik dr. Annisa, Sp.GK., AIFO-K, menilai Ramadan seharusnya dapat menjadi titik balik perbaikan kebiasaan makan. “Secara fisiologis, puasa memberi kesempatan tubuh mengatur ulang pola metabolisme. Namun manfaat itu sangat bergantung pada kualitas asupan saat […] - [Muda, Profesional, dan Inspiratif: dr. Argy Mengubah Cara Publik Menyikapi Kesehatan](https://teropongjakarta.com/muda-profesional-dan-inspiratif-dr-argy-mengubah-cara-publik-menyikapi-kesehatan/): Buleleng, TeropongJakarta.com – Di tengah kesibukannya menangani pasien di Puskesmas Gerokgak, dr. I Ketut Argya Reswara, yang akrab dipanggil dr. Argy, menemukan cara unik untuk memperluas jangkauan praktik medisnya: media sosial. Sejak awal karier, ia membagikan edukasi kesehatan, tips gaya hidup, dan olahraga untuk masyarakat luas, jauh sebelum mereka datang ke ruang praktik. “Sejak awal praktik, saya sering menemukan satu hal yang sama: banyak pasien datang dengan informasi kesehatan yang keliru. Sebagian besar bukan karena mereka tidak peduli, tetapi karena informasi yang mereka terima sulit dipahami atau bahkan salah,” kata dr. Argy dalam wawancara eksklusif. Dari pengalaman itu, ia menyadari […] - [INNISFREE Bantah Isu Tutup di Indonesia, Perkuat Distribusi Lewat Mitra Retail](https://teropongjakarta.com/innisfree-bantah-isu-tutup-di-indonesia-perkuat-distribusi-lewat-mitra-retail/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Kabar yang menyebut brand skincare asal Korea Selatan, Innisfree, menutup operasinya di Indonesia belakangan ramai beredar di media sosial. Informasi tersebut memicu pertanyaan dari sejumlah konsumen mengenai kelanjutan kehadiran merek kecantikan yang dikenal dengan produk berbahan alami tersebut. Manajemen Innisfree memastikan kabar tersebut tidak benar. Perusahaan menegaskan bahwa brand tersebut tetap hadir dan melayani pasar Indonesia. Penutupan yang terjadi hanya pada beberapa gerai mandiri, bukan seluruh operasional bisnis di Tanah Air. Marketing Manager Innisfree, Angeline Tjoea, mengatakan perusahaan masih berkomitmen menghadirkan produk bagi konsumen Indonesia. Menurut dia, perubahan strategi distribusi justru membuka akses yang lebih luas bagi […] - [Melawan Insecure, Retno Cahya Purwaningsih Dorong Anak Muda Berani Tampil dan Bermimpi](https://teropongjakarta.com/melawan-insecure-retno-cahya-purwaningsih-dorong-anak-muda-berani-tampil-dan-bermimpi/): Bekasi, TeropongJakarta.com – Di tengah kuatnya budaya perbandingan diri di era media sosial, Retno Cahya Purwaningsih, yang kini menjabat sebagai Miss Hijab Influencer Jawa Barat 2025 dan Winner Hijab Hunt Nusantara 2025, menginisiasi advokasi bertajuk Berani Tampil, Berani Bermimpi. Gerakan ini bertujuan menumbuhkan kepercayaan diri sekaligus mendorong generasi muda berani menunjukkan potensi yang mereka miliki. Retno yang kini tinggal di Bekasi menilai masih banyak anak muda yang memiliki kemampuan besar, namun enggan tampil karena rasa tidak percaya diri dan kekhawatiran akan penilaian orang lain. Kondisi tersebut mendorongnya untuk membangun sebuah gerakan yang berfokus pada penguatan mental dan keberanian bermimpi. “Saya […] - [Perjuangan Seorang Ibu: Fitri Astuti, Antara Tubuh Sehat dan Pendidikan Anak-anaknya](https://teropongjakarta.com/perjuangan-seorang-ibu-fitri-astuti-antara-tubuh-sehat-dan-pendidikan-anak-anaknya/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Fitri Astuti, pemilik Fias Gym, bukan hanya seorang ibu biasa. Di balik kesibukannya mengelola dunia kebugaran, ada sebuah kisah perjuangan yang penuh haru, harapan, dan doa yang tak pernah putus untuk anak-anaknya. Dia membuktikan bahwa seorang ibu bisa menjadi sosok yang kuat dan mandiri, namun tetap menjadi tiang penyangga keluarga, dengan hati yang penuh kasih dan keteguhan. “Sebagai ibu, saya tidak pernah merasa cukup hanya dengan memberikan nafkah dan memenuhi kebutuhan materi,” ujar Fitri dengan mata yang berkaca-kaca. “Saya ingin anak-anak saya menjadi manusia yang tidak hanya pintar, tetapi juga memiliki hati yang penuh dengan ilmu agama. […] - [Dari Lapangan Sekolah, Sofiatul Istiqomah Mengajak Masyarakat Membiasakan Hidup Aktif](https://teropongjakarta.com/dari-lapangan-sekolah-sofiatul-istiqomah-mengajak-masyarakat-membiasakan-hidup-aktif/): Blitar, TeropongJakarta.com – Bagi Sofiatul Istiqomah, guru olahraga asal Blitar, Jawa Timur, pendidikan jasmani bukan sekadar mata pelajaran di sekolah. Ia memandang olahraga sebagai kebiasaan hidup yang perlu ditanamkan sejak dini agar masyarakat memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Sebagai guru olahraga, Sofiatul berupaya menanamkan kesadaran bahwa aktivitas fisik bukan hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga mencegah berbagai penyakit dan membangun kehidupan sosial yang positif. Ia berusaha mengajak siswa dan lingkungan sekitar untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian. “Sebagai guru olahraga, saya tidak hanya ingin mengajarkan gerakan atau teknik olahraga, tetapi juga mempromosikan pentingnya bergerak. Harapannya, siswa dan […] - [Di Antara Langkah Pagi dan Lensa Kamera, Indah Roose Merawat Disiplin Gaya Hidup Aktif](https://teropongjakarta.com/di-antara-langkah-pagi-dan-lensa-kamera-indah-roose-merawat-disiplin-gaya-hidup-aktif/): Kalimantan Selatan, TeropongJakarta.com – Pagi atau menjelang senja menjadi waktu yang paling ditunggu Indah Roose. Di sela kesibukannya bekerja di kantor, perempuan yang tinggal di Kalimantan Selatan ini membangun kebiasaan berlari sebagai cara menjaga kesehatan sekaligus menemukan inspirasi. Kebiasaan itu bermula dari keinginannya menjalani hidup yang lebih sehat dan produktif. Ia mulai membiasakan diri bangun lebih awal, lalu memilih waktu berlari ketika suasana masih tenang dan terasa lebih rileks. “Saya mulai lari karena ingin lebih disiplin sekaligus mencari inspirasi untuk konten media sosial. Apalagi sekarang lagi tren lari, dan ternyata lari itu memang menyenangkan,” kata Indah kepada TeropongJakarta, pekan ini. […] - [Dari Kampung di Masamba ke Madinah, Perjalanan Sunyi Andi Sukma Menjadi Perawat Internasional](https://teropongjakarta.com/dari-kampung-di-masamba-ke-madinah-perjalanan-sunyi-andi-sukma-menjadi-perawat-internasional/): Madinah, TeropongJakarta.com – Jalan hidup Andi Sukma dimulai dari sebuah kampung kecil di Masamba, Sulawesi Selatan. Dari lingkungan sederhana, ia menapaki perjalanan panjang hingga akhirnya bekerja sebagai perawat di sebuah klinik kecantikan di Madinah, Arab Saudi, selama tiga tahun terakhir. Andi menghabiskan masa sekolah dasar hingga SMP di kampung halamannya. Keinginan untuk maju mendorongnya pindah ke Makassar saat SMA. Setelah lulus, ia kembali merantau ke Jakarta selama setahun untuk memperdalam pendidikan Al-Qur’an sebelum melanjutkan kuliah keperawatan di Yogyakarta hingga meraih gelar profesi ners. Setelah sempat bekerja di Indonesia, ia mencoba peluang bekerja di Arab Saudi. Keputusan itu tidak mudah karena […] - [Antara Ruang Sidang dan Rumah, Christina Oktavia Menjaga Peran Ibu dan Pengacara](https://teropongjakarta.com/antara-ruang-sidang-dan-rumah-christina-oktavia-menjaga-peran-ibu-dan-pengacara/): Yogyakarta, TeropongJakarta.com – Bagi sebagian orang, profesi pengacara identik dengan jadwal sidang yang padat, tekanan perkara, serta tuntutan ketelitian tinggi. Namun bagi Christina Oktavia, S.H., M.Hum, kehidupan profesional itu berjalan berdampingan dengan perannya sebagai seorang ibu. Tinggal di Yogyakarta bersama keluarga, Christina menjalani keseharian yang mempertemukan ruang sidang dan kehidupan rumah tangga dalam satu irama yang saling melengkapi. Menurut Christina, pembagian waktu antara pekerjaan dan keluarga kini terasa lebih fleksibel. Anak-anaknya yang sudah memiliki kesibukan masing-masing membuatnya lebih leluasa mengatur jadwal sidang sekaligus menjalankan peran sebagai ibu di rumah. “Karena anak-anak sudah punya kegiatan sendiri, saya jadi lebih fleksibel mengatur […] - [Di Antara Shift dan Set Repetisi: Disiplin Ganda Hylda Novi Menjaga Nyawa dan Mimpi Kompetisi](https://teropongjakarta.com/di-antara-shift-dan-set-repetisi-disiplin-ganda-hylda-novi-menjaga-nyawa-dan-mimpi-kompetisi/): Malang, TeropongJakarta.com – Di balik seragam tenaga kesehatan, Hylda Novi menyimpan komitmen lain yang tak kalah menuntut: disiplin sebagai atlet powerlifting casual. Perempuan yang bekerja di sebuah rumah sakit di Kota Malang itu terbiasa membagi energi antara ruang perawatan dan ruang latihan dua arena yang sama-sama memerlukan fokus, presisi, dan daya tahan mental. Bagi Novi, manajemen waktu adalah fondasi. Setiap awal bulan, ia memeriksa jadwal shift lalu menyesuaikannya dengan program latihan. “Biasanya saya sesuaikan dengan jadwal shift tiap bulan. Jika memungkinkan, saya juga mengajukan permintaan jadwal,” ujarnya, pekan ini. Dari sana, ia memetakan sesi latihan beban, kardio, hingga waktu pemulihan. […] - [Event Tak Pernah Digelar, Peserta Multikultural Run Tempuh Jalur Hukum di Bali](https://teropongjakarta.com/event-tak-pernah-digelar-peserta-multikultural-run-tempuh-jalur-hukum-di-bali/): DENPASAR, TeropongJakarta.com – Dugaan penipuan dalam penyelenggaraan ajang lari kembali mencuat di Bali. Puluhan peserta yang telah mendaftar dalam kegiatan Multikultural Run resmi melaporkan penyelenggara ke Polda Bali pada 23 Februari 2026. Laporan itu diterima Direktorat Reserse Kriminal Khusus setelah peserta merasa dirugikan karena acara tak kunjung digelar dan dana pendaftaran tidak dikembalikan. Event yang dipromosikan sejak November 2025 melalui akun Instagram @multikulturalrun.id tersebut menjanjikan lomba lari bertema keberagaman yang akan digelar di Pantai Jerman serta kawasan Balai Kota Semarang pada 28 Desember 2025. Penyelenggara menawarkan tiga kategori tiket, yakni Flash Sale Rp135 ribu, Early Bird Rp175 ribu, dan Regular […] - [Di Antara Keterbatasan dan Tekad, Jalan Panjang Indri dari Ponorogo](https://teropongjakarta.com/di-antara-keterbatasan-dan-tekad-jalan-panjang-indri-dari-ponorogo/): Ponorogo, TeropongJakarta.com – Masa remaja bagi sebagian orang adalah fase mencoba banyak hal: organisasi, pertemanan, hingga merancang masa depan lewat bangku kuliah. Namun bagi Indri, perempuan asal Ponorogo, Jawa Timur, masa putih abu-abu justru menjadi titik awal perjuangan ekonomi. Sejak SMA, ia telah merantau sambil bekerja demi menuntaskan pendidikan menengahnya. Keputusan itu diambil bukan tanpa alasan. Kondisi ekonomi keluarga membuatnya harus realistis. Ia menyadari, melanjutkan kuliah bukan pilihan yang mudah diwujudkan. Ketika teman-teman seangkatannya mendaftar perguruan tinggi, TNI-Polri, atau sekolah kedinasan dan profesi, Indri memilih jalur berbeda: bekerja. “Sedih pasti ada. Tapi saya percaya setiap orang punya jalannya masing-masing,” ujar […] - [Dari Panggung ke Ruang Konseling: Nanda Anggoro Kasih Wibowo Ubah Stigma Guru BK Jadi Sahabat Siswa](https://teropongjakarta.com/dari-panggung-ke-ruang-konseling-nanda-anggoro-kasih-wibowo-ubah-stigma-guru-bk-jadi-sahabat-siswa/): Sragen, TeropongJakarta.com – Ruang Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah kerap dipersepsikan sebagai tempat “sidang” bagi siswa bermasalah. Stigma itu yang coba diubah oleh Nanda Anggoro Kasih Wibowo, guru BK asal Sragen yang telah tujuh tahun mengabdi di dunia pendidikan. Lahir pada 1996 dari keluarga seniman ayah seorang dalang wayang kulit dan ibu penari Nanda tumbuh dalam atmosfer seni yang kuat. Empat saudara perempuannya juga menekuni musik. Lingkungan itu membentuk kepekaan rasa yang kelak menjadi fondasi dalam mendampingi siswa. “Saya tidak ingin menjadi guru BK yang ditakuti. Saya ingin menjadi sahabat bagi siswa, tempat mereka merasa aman untuk bercerita,” ujar, […] - [Puteri Kebaya Remaja 2025 Anindya Mutiara Cinta Borong Tiga Penghargaan di Melayu Day Yala 2026](https://teropongjakarta.com/puteri-kebaya-remaja-2025-anindya-mutiara-cinta-borong-tiga-penghargaan-di-melayu-day-yala-2026/): YALA, TeropongJakarta.com – Generasi muda Indonesia kembali mencatatkan prestasi di panggung budaya internasional. Puteri Kebaya Indonesia Remaja 2025 sekaligus Ketua Komunitas BAIK (Berbudaya Anak Indonesia dengan Kebaya), Anindya Mutiara Cinta, meraih gelar Grand Winner dalam ajang Melayu Day Yala 2026 di Thailand Selatan. Ia juga dinobatkan sebagai Best Traditional Presentation dan People’s Choice Delegate. Bagi Anindya, capaian tersebut bukan sekadar kemenangan personal. Ia menyebutnya sebagai bagian dari komitmen misi 3M yang diusungnya: Melestarikan, Mengedukasi, dan Menginspirasi. “Saya datang bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi membawa identitas budaya Indonesia. Setiap langkah di panggung adalah tanggung jawab,” kata Anindya, Sabtu lalu. Rangkaian […] - [Dari Dojo ke Markas: Sertu (K) Indah Wiraningsih Menjaga Integritas di Tengah Multi-Peran](https://teropongjakarta.com/dari-dojo-ke-markas-sertu-k-indah-wiraningsih-menjaga-integritas-di-tengah-multi-peran/): Grobogan, TeropongJakarta.com – Profesionalitas prajurit perempuan kembali menemukan wajahnya pada diri Sersan Satu Kowad (Sertu/K) Indah Wiraningsih. Lahir di Grobogan, 29 Januari 2001, Indah menapaki jalur pengabdian sebagai aparat negara dengan fondasi nilai yang ditempa dari dunia karate disiplin, fokus, dan pengendalian diri. Di tengah dinamika tugas dan ekspektasi publik terhadap aparat, Indah memandang bela diri bukan sekadar olahraga, melainkan ruang pembentukan karakter. Baginya, latihan di dojo adalah proses panjang membangun integritas. “Nilai-nilai karate seperti disiplin, fokus, dan pengendalian diri membentuk karakter kuat untuk menjalankan tugas negara dengan integritas dan ketabahan,” ujar Indah dalam wawancara, baru-baru ini. Ia menuturkan, disiplin […] - [Mengelola Energi di Industri Telekomunikasi, Chentia Aisya Oktarina Menemukan Ritme Lewat Lari](https://teropongjakarta.com/mengelola-energi-di-industri-telekomunikasi-chentia-aisya-oktarina-menemukan-ritme-lewat-lari/): Surabaya, TeropongJakarta.com – Di tengah dinamika industri telekomunikasi yang bergerak cepat, Chentia Aisya Oktarina memilih cara yang tak biasa untuk menjaga performanya: berlari. Profesional muda yang bekerja di di Indosat Ooredoo Hutchison itu memandang olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan bagian dari strategi mengelola energi dan menjaga ketahanan mental. “Di tengah kesibukan bekerja, saya melihat lari sebagai bagian dari manajemen energi. Energi itu harus dikelola, bukan hanya dipakai,” ujar Chentia saat hubungi, Minggu, 22 Februari 2026. Ia menyusun jadwal latihan dengan disiplin yang serupa dengan manajemen proyek di kantor. Untuk road run, Chentia berlatih pada pagi hari sebelum bekerja. Sementara […] - [Menata Waktu, Daeng Meilani Ananda Putri Malik Jalani Peran Mahasiswi, Guru, dan Aktivis Pendidikan](https://teropongjakarta.com/menata-waktu-daeng-meilani-ananda-putri-malik-jalani-peran-mahasiswi-guru-dan-aktivis-pendidikan/): Jogja, TeropongJakarta.com – Daeng Meilani Ananda Putri Malik, perempuan asal Jombang, Jawa Timur, menapaki 2024 dengan ritme hidup yang nyaris tanpa jeda. Pada Juni 2024, ia menjalani sidang seminar hasil skripsi di Universitas Negeri Surabaya. Dua pekan setelahnya, Surat Keterangan Lulus (SKL) yang ia tunggu terbit dokumen yang menjadi syarat penting untuk mendaftar studi magister. Waktu itu, tenggat pendaftaran S2 beriringan dengan proses administrasi kelulusannya. “Jarak antara sidang dan keluarnya SKL hanya sekitar dua minggu. Sementara jadwal pendaftaran cukup mepet. Rasanya tegang,” ujar Meilani saat dihubungi, awal pekan ini. Ia mengaku semula belum memiliki rencana melanjutkan studi. Namun dorongan dosen […] - [Anindya Mutiara Cinta Menangi Melayu Day Yala 2026, Tegaskan Diplomasi Budaya Generasi Muda](https://teropongjakarta.com/anindya-mutiara-cinta-menangi-melayu-day-yala-2026-tegaskan-diplomasi-budaya-generasi-muda/): YALA, TeropongJakarta.com – Anindya Mutiara Cinta kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Dalam ajang Melayu Day Yala 2026 yang digelar di Thailand Selatan, ia dinobatkan sebagai Grand Winner setelah melalui rangkaian seleksi ketat, mulai dari presentasi budaya, sesi tanya jawab, hingga penampilan bakat. Sebagai Puteri Kebaya Indonesia Remaja 2025 sekaligus Ketua Komunitas BAIK, Anindya tampil membawa misi 3M: Melestarikan, Mengedukasi, dan Menginspirasi. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga tradisi sekaligus memperkenalkannya dalam bahasa yang relevan bagi dunia global. “Budaya tidak boleh berhenti sebagai seremoni. Ia harus menjadi gerakan yang hidup di tengah masyarakat […] - [Anindiya Delia Renata Raih Penghargaan di 11th Melayu Day 2026 Yala](https://teropongjakarta.com/anindiya-delia-renata-raih-penghargaan-di-11th-melayu-day-2026-yala/): YALA, TeropongJakarta.com – Delegasi Indonesia tampil menonjol dalam ajang 11th Melayu Day 2026 yang digelar di Sanam Chang Phueak Park, Kota Yala, Thailand Selatan, pada 13–15 Februari 2026. Festival budaya yang mempertemukan peserta dari Thailand, Malaysia, dan Indonesia itu menjadi panggung diplomasi kultural di kawasan serumpun Melayu. Salah satu perwakilan Indonesia, Anindiya Delia Renata, hadir membawa misi promosi seni dan busana Nusantara sekaligus mengikuti kompetisi budaya tiga negara. Dalam penampilannya, ia membawakan Tari Keser Bojong dari Jawa Barat yang dipadukan dengan unsur taekwondo dalam konsep bertajuk “Nasional Goes Internasional”. “Konsep ini saya pilih untuk menggambarkan bahwa seni tradisi bisa berdialog […] - [Menyelesaikan S3 di Usia 35, Astrid Maharani Menyemai Daya Perempuan Lewat Pendidikan](https://teropongjakarta.com/menyelesaikan-s3-di-usia-35-astrid-maharani-menyemai-daya-perempuan-lewat-pendidikan/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Pada usia 35 tahun, Dr. Astrid Maharani, SE., M.Akun., CSRS., CSRA., CSP., CRA., CMA., CBV. menuntaskan studi doktoralnya dengan satu kesimpulan yang ia pegang teguh: pendidikan adalah proses pembentukan karakter, bukan sekadar perburuan gelar. Dosen Universitas Muhammadiyah Jember itu menyebut keberhasilannya sebagai hasil dari kerja sunyi yang ditopang ekosistem positif di sekelilingnya. Keputusan melanjutkan studi doktoral bermula ketika Astrid memperoleh beasiswa dari pada usia 32 tahun. Kesempatan itu datang di tengah tanggung jawabnya sebagai istri, ibu, dan akademisi. “Saya melihatnya sebagai amanah,” ujarnya. Baginya, dukungan keluarga suami, anak, dan orang tua menjadi fondasi yang membuat langkah akademiknya […] - [Profesionalisme Tanpa Batas: Sertu Aisya Sekar Ayu Dipercaya Memimpin Upacara Kenegaraan HUT RI ke-78](https://teropongjakarta.com/profesionalisme-tanpa-batas-sertu-aisya-sekar-ayu-dipercaya-memimpin-upacara-kenegaraan-hut-ri-ke-78/): Jakarta, Teropongjakarta.com – Di balik khidmatnya upacara penaikan bendera Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-78 di , berdiri sosok perempuan muda yang sekaligus anggota , Sertu Aisya Sekar Ayu. Ia tidak hanya memimpin jalannya upacara sebagai MC, tetapi juga melewati seleksi ketat yang diikuti kandidat dari berbagai instansi, termasuk matra TNI lain dan Polri. Kisah Aisya dimulai pada Mei 2023, saat ia menerima surat permintaan pembawa acara untuk HUT RI ke-78. Syaratnya ketat, mulai dari tinggi badan, postur, hingga kelengkapan administrasi. Tanpa ragu, Aisya mendaftar dan mengikuti seleksi tahap pertama di masing-masing matra: Kowal di Mabesal, Kowad di Mabesad, Wara […] - [Dr. Yesi Oktavia Dewi: Tantangan Kesehatan Anak di Era Digital dan Beban Ganda Gizi](https://teropongjakarta.com/dr-yesi-oktavia-dewi-tantangan-kesehatan-anak-di-era-digital-dan-beban-ganda-gizi/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Keputusan dr. Yesi Oktavia Dewi, Sp.A., memilih spesialisasi kesehatan anak berangkat dari pengalaman klinisnya sendiri. Saat masih menjadi dokter umum, ia kerap menjumpai bayi lahir dalam kondisi tidak optimal termasuk tidak langsung menangis sesaat setelah dilahirkan. “Di situ saya menyadari bahwa fase awal kehidupan sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak ke depan,” ujar alumnus spesialis anak , Semarang, itu kepada TeropongJakarta, Selasa, 17 Februari 2026. Setelah menuntaskan pendidikan spesialis pada 2015, Yesi melangkah ke babak baru kehidupannya dengan pindah ke Jakarta mengikuti suami, lalu mulai berpraktik sebagai dokter anak pada Juli 2016. Baginya, dokter anak bukan sekadar […] - [Menjadi “Jembatan” Kebijakan di BTN, Luluu Maknai Karier sebagai Perjalanan Panjang](https://teropongjakarta.com/menjadi-jembatan-kebijakan-di-btn-luluu-maknai-karier-sebagai-perjalanan-panjang/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Di tengah perubahan lanskap industri keuangan yang kian dinamis, Andi Nurul Fatimah Wetenri Tekke Aldi, S.H. akrab disapa Luluu menjalani perannya dengan pendekatan yang terukur. Perempuan yang kini menjabat sebagai Sekretaris Kepala Wilayah di  (BTN) itu memaknai perjalanan profesionalnya sebagai proses jangka panjang yang menuntut konsistensi dan daya tahan. “Bagi saya, karier bukan soal siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling konsisten. Saya melihatnya seperti maraton, bukan sprint,” ujar Luluu saat dihubungi, teropongjakarta Di struktur organisasi perbankan, posisi sekretaris kepala wilayah memiliki fungsi strategis. Tak hanya memastikan agenda dan administrasi berjalan rapi, tetapi juga menjadi penghubung […] - [Disiplin Sejak SMK Mengantar Prada Dimas Fiisabilillah Bertugas di Pasangkayu](https://teropongjakarta.com/disiplin-sejak-smk-mengantar-prada-dimas-fiisabilillah-bertugas-di-pasangkayu/): Pasangkayu, TeropongJakarta.com – Prada Dimas Fiisabilillah Agusti menempuh jalan panjang sebelum akhirnya menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat. Sejak duduk di kelas 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), pemuda asal Jawa yang akrab disapa Fiisabilillah itu telah menetapkan satu tujuan hidup: membanggakan orang tua dan mengabdi kepada negara melalui TNI. Kini, Fiisabilillah resmi bertugas di Batalyon Infanteri TP 874 Vovasanggayu yang bermarkas di Jengeng Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Penugasan tersebut menjadi capaian dari proses panjang yang ia bangun sejak usia muda melalui kedisiplinan dan konsistensi. Sejak masa sekolah, Fiisabilillah membiasakan diri menjalani rutinitas fisik secara teratur. Di luar kegiatan […] - [Sofia Qolbu Ghena: Menghidupkan Literasi dari Perpustakaan Sekolah ke Ruang Publik Digital](https://teropongjakarta.com/sofia-qolbu-ghena-menghidupkan-literasi-dari-perpustakaan-sekolah-ke-ruang-publik-digital/): Palangkaraya, TeropongJakarta.com – Bagi Sofia Qolbu Ghena, literasi bukan sekadar aktivitas membaca buku atau kewajiban akademik di ruang kelas. Ia adalah jalan pemberdayaan cara membentuk kesadaran, karakter, dan kepercayaan diri. Keyakinan itu menjadi benang merah yang menyatukan seluruh peran yang kini ia jalani: guru bahasa Arab, staf perpustakaan, Putri Hijab Influencer Kalimantan Tengah, sekaligus kreator konten digital. Ketertarikan Sofia pada literasi tumbuh sejak ia berada di lingkungan pendidikan dan perpustakaan sekolah. Di SMA Muhammadiyah 1 Palangkaraya, ia menyaksikan langsung bagaimana buku dan bahasa mampu mengubah cara berpikir siswa. “Pengetahuan punya daya hidup. Ia membuka cakrawala dan menumbuhkan keberanian untuk berpikir,” […] - [Betrica Hesty Udayani Dorong Peran Perempuan Tetap Produktif di Tengah Tugas Prajurit](https://teropongjakarta.com/betrica-hesty-udayani-dorong-peran-perempuan-tetap-produktif-di-tengah-tugas-prajurit/): Ambon, TeropongJakarta.com – Peran sebagai ibu rumah tangga dan istri prajurit TNI Angkatan Laut tidak menjadi penghalang bagi Betrica Hesty Udayani, S.E., S.H. untuk tetap menempuh pendidikan dan berkarya. Di tengah tanggung jawab keluarga serta peran sosial sebagai ibu komandan, ia memilih tetap aktif dan produktif melalui pendidikan formal dan ruang digital. Betrica adalah istri Letnan Kolonel Laut (P) Eko Hadi Suwarno, M.Tr.Opsla, Komandan KRI Dorang-874 yang bertugas di Ambon. Sebagai keluarga prajurit aktif, ia dihadapkan pada dinamika kehidupan militer yang menuntut kesiapan mental, kedisiplinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap penugasan yang kerap berubah. Menurut Betrica, kehidupan sebagai istri prajurit identik […] - [Anindiya Delia Renata Angkat Kebaya sebagai Simbol Karakter Perempuan Indonesia](https://teropongjakarta.com/anindiya-delia-renata-angkat-kebaya-sebagai-simbol-karakter-perempuan-indonesia/): Jakarta, TeropongJakarta.com – kebaya kembali menjadi medium dialog antara tradisi dan generasi muda. Dalam rangkaian ajang Putri Kebaya DKI Jakarta, Anindiya Delia Renata tampil sebagai icon Baik “Berbudaya Anak Indonesia dengan kebaya”, menyuarakan kebaya sebagai simbol karakter perempuan yang lentur menghadapi zaman, namun tegas menjaga nilai. Anindiya memberikan sambutan dalam sejumlah kegiatan Putri Kebaya yang digelar lintas wilayah di Ibu Kota. Di Jakarta Pusat, acara berlangsung di Mall Plaza Atrium Senen. Rangkaian berlanjut di Jakarta Barat yang digelar di Taman Palem Mall. Sementara itu, kegiatan di Jakarta Utara dilaksanakan di Mall Koja, dan Jakarta Selatan berlokasi di Lower Ground Kebayoran […] - [From Pain to Power, Gusti Ayu Gita Setiawati Bangkit dari Luka Batin](https://teropongjakarta.com/from-pain-to-power-gusti-ayu-gita-setiawati-bangkit-dari-luka-batin/): Bali, TeropongJakarta.com – Isu kesehatan mental kian menonjol dalam beberapa tahun terakhir, terutama di kalangan generasi muda. Tekanan sosial, budaya perbandingan di media sosial, serta tuntutan untuk selalu terlihat berhasil membuat banyak orang mengalami kecemasan, rasa tidak layak, hingga kehilangan arah hidup. Di tengah situasi tersebut, Gusti Ayu Gita Setiawati, S.Tr.Par., CPS, memilih menghadapi luka batinnya secara sadar dan mengubahnya menjadi sumber daya tumbuh. Gita menuturkan, titik balik kesadarannya bermula dari pertemuannya dengan pemikiran Stoisisme melalui buku The Art of Stoicism. Dari sana, ia memahami bahwa tidak semua hal dalam hidup bisa dikendalikan manusia. “Saya terlalu sering menghakimi diri sendiri […] - [Nadia Narsies: Investasi Sehat yang Dipanen Menjelang Usia 60 Tahun](https://teropongjakarta.com/nadia-narsies-investasi-sehat-yang-dipanen-menjelang-usia-60-tahun/): Bintaro, TeropongJakarta.com – Di usia yang bagi banyak orang menjadi alasan untuk melambat, Nadia Narsies justru memilih tetap bergerak. Perempuan yang tinggal di Bintaro ini masih aktif mengikuti ballet, line dance, bermain piano dan biola, serta kembali ke dunia modeling setelah puluhan tahun meninggalkannya. Baginya, menua bukan fase yang perlu ditakuti, melainkan hasil dari pilihan hidup jangka panjang. “Banyak yang bertanya apa rahasiaku tetap aktif dan terlihat segar di usia jelang 60 tahun. Aku selalu bilang, ini bukan sesuatu yang instan. Ini investasi sehat yang aku lakukan sejak puluhan tahun lalu,” ujar Nadia dalam wawancara, Senin, 26 Januari 2026. Pilihan […] - [Merantau dari Pandeglang, Salsa Fitria Bangun Karier Influencer dan Modeling di Tangerang](https://teropongjakarta.com/merantau-dari-pandeglang-salsa-fitria-bangun-karier-influencer-dan-modeling-di-tangerang/): Tangerang, TeropongJakarta.com – Keputusan merantau sering kali lahir dari keberanian untuk keluar dari batas yang selama ini terasa aman. Hal itu pula yang dijalani Salsa Fitria, perempuan asal Pandeglang, Banten, yang kini menapaki karier sebagai influencer dan model di Tangerang. Perjalanannya dimulai dari ruang yang jauh dari gemerlap industri kreatif: lantai pabrik tempat ia bekerja sebagai karyawan. Di tengah rutinitas kerja yang padat, Salsa memanfaatkan media sosial sebagai ruang ekspresi. Ia aktif membagikan pengalaman keseharian, mulai dari tips kecantikan, rekomendasi makanan, travelling, hingga aktivitas sederhana yang ia jalani setiap hari. Konten-konten tersebut ia bangun secara organik, tanpa target besar di […] - [Edukasi Rekrutmen Polri Sejak Dini, Pesan IPDA Dona Puspa Ningrat untuk Generasi Muda](https://teropongjakarta.com/edukasi-rekrutmen-polri-sejak-dini-pesan-ipda-dona-puspa-ningrat-untuk-generasi-muda/): Mataram, TeropongJakarta.com – Kurangnya pemahaman mengenai prosedur rekrutmen kepolisian masih menjadi hambatan bagi banyak generasi muda yang bercita-cita menjadi anggota Polri. Ketidaktahuan itu kerap berujung pada kesalahan administratif, rendahnya kepercayaan diri, hingga munculnya praktik percaloan. IPDA Dona Puspa Ningrat S.H, Paur Subbagrenminops Biro Operasi Polda Nusa Tenggara Barat, menilai edukasi sejak dini menjadi kunci untuk memperbaiki kondisi tersebut. Dona mengatakan, keterlibatannya dalam kegiatan edukasi jalur masuk kepolisian berangkat dari latar belakang personal. Ia lahir dari keluarga anggota Polri dan telah mengenal ritme dunia kepolisian sejak kecil. “Kebetulan saya anggota dan lahir dari keluarga anggota juga, jadi saya paham bagaimana proses […] - [Dari Zona Aman ke Industri Kecantikan: Langkah Syavira Ayu Aliffia Membangun Aliffiaza](https://teropongjakarta.com/dari-zona-aman-ke-industri-kecantikan-langkah-syavira-ayu-aliffia-membangun-aliffiaza/): Jakarta, Teropongajakarta.com – Keputusan Syavira Ayu Aliffia untuk meninggalkan karier mapan tidak datang secara tiba-tiba. Di tengah stabilitas pekerjaan yang telah ia jalani, perempuan muda asal Ibu kota Jakarta itu justru memilih jalur yang lebih berisiko: membangun merek kecantikan sendiri. Pilihan tersebut melahirkan Aliffiaza Beauty Skin, sebuah brand perawatan kulit lokal yang ia rintis dengan satu tujuan utama menciptakan lapangan kerja dan memberi nilai tambah bagi daerah asalnya. Bagi Syavira, industri kecantikan bukan sekadar tren. Ia melihatnya sebagai ruang strategis yang mampu menyerap tenaga kerja, terutama generasi muda yang memiliki minat di bidang kreatif, pemasaran digital, hingga produksi. “Saya ingin […] - [Berawal dari Lapak Batik Keluarga, Imam Rofi’i Bangun Usaha Tas di Pasar Sore Malioboro](https://teropongjakarta.com/berawal-dari-lapak-batik-keluarga-imam-rofii-bangun-usaha-tas-di-pasar-sore-malioboro/): Yogyakarta, LensaRedaksi.com – Menjelang senja, Malioboro kembali berganti wajah. Keramaian siang hari perlahan mereda, digantikan aktivitas Pasar Sore Malioboro yang mulai hidup. Lapak-lapak dibuka satu per satu, menawarkan beragam oleh-oleh khas Yogyakarta. Di antara deretan pedagang itu, Imam Rofi’i menata tas-tas bermotif batik dan etnik rutinitas yang kini menjadi bagian dari kesehariannya. Perjalanan Imam Rofi’i sebagai pedagang di Pasar Sore Malioboro bermula dari usaha keluarga. Ia tidak langsung berjualan tas. Bertahun-tahun sebelumnya, Imam membantu mertuanya yang lebih dulu berjualan batik sebagai oleh-oleh di kawasan tersebut. Dari lapak batik keluarga itulah ia mengenal Malioboro lebih dekat, bukan hanya sebagai ruang wisata, […] - [Fauziah Eka Risna Puspita: Merawat Ruang Berbagi di Tengah Peran sebagai Pendidik dan Ibu](https://teropongjakarta.com/fauziah-eka-risna-puspita-merawat-ruang-berbagi-di-tengah-peran-sebagai-pendidik-dan-ibu/): Bekasi, TeropongJakarta.com – Di balik keseharian yang dipenuhi peran sebagai ibu, pendidik, dan content creator, Fauziah Eka Risna Puspita, yang dikenal di media sosial sebagai ferisnapuspita, memilih satu benang merah yang terus ia jaga: berbagi dan memberi makna. Perempuan yang tinggal di Bekasi ini memaknai proses berkaryanya bukan sebagai upaya mengejar sorotan, melainkan ikhtiar untuk tetap hadir secara utuh dalam berbagai ruang kehidupan. Fauziah memulai perjalanan profesionalnya sebagai pendidik kimia. Bertahun-tahun berada di ruang kelas membuatnya memahami bahwa pendidikan tidak berhenti pada transfer pengetahuan. “Saya menyadari pendidikan itu bukan hanya soal materi pelajaran, tapi soal memahami manusia cara berpikir, emosi, […] - [Bertumbuh di Perantauan, Nadya Azhari Memilih Setia pada Diri Sendiri](https://teropongjakarta.com/bertumbuh-di-perantauan-nadya-azhari-memilih-setia-pada-diri-sendiri/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Merantau sering kali menjadi titik balik bagi seseorang untuk mengenali dirinya sendiri. Bagi Nadya Azhari, perempuan asal Kota Pariaman, Sumatra Barat, perjalanan hidup di perantauan justru menjadi ruang refleksi tentang makna bertumbuh tanpa harus kehilangan jati diri. Kini menetap di Ibu kota DKI Jakarta, Nadya menjalani proses pendewasaan yang membawanya pada satu kesimpulan: penerimaan diri adalah fondasi utama untuk tumbuh. “Bagi aku, bertumbuh tanpa harus menjadi orang lain berarti berproses menjadi versi terbaik dari diri sendiri, tanpa kehilangan jati diri,” kata Nadya saat diwawancarai, Minggu 25/01/2025. Kesadaran itu, menurutnya, tidak datang secara tiba-tiba. Ada fase di mana […] - [Dari Jaga Lansia hingga Panggung Kompetisi, Kisah Yati Nurhayati di Hong Kong](https://teropongjakarta.com/dari-jaga-lansia-hingga-panggung-kompetisi-kisah-yati-nurhayati-di-hong-kong/): Karawang, TeropongJakarta.com – Delapan tahun bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong membuat Yati Nurhayati akrab dengan dapur. Perempuan asal Karawang, Jawa Barat, itu tak hanya memasak untuk memenuhi kewajiban kerja, tetapi menjadikan aktivitas tersebut sebagai ruang belajar budaya, empati, dan perawatan. “Saya ke Hong Kong awalnya untuk bekerja menjaga kakek,” kata Yati saat diwawancarai. Setelah sang kakek meninggal dunia, Yati melanjutkan pekerjaannya merawat sang nenek. Dari hubungan kerja itu, tumbuh kedekatan yang berawal dari satu kesamaan: kegemaran memasak. “Nenek memang hobi masak. Awalnya saya hanya membantu, lama-lama dia mengajarkan langsung. Dari situ saya belajar banyak masakan Cina,” […] - [Vely Syukran, Merawat Makna Mendengar di Tengah Bising Informasi](https://teropongjakarta.com/vely-syukran-merawat-makna-mendengar-di-tengah-bising-informasi/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Di tengah derasnya arus informasi dan budaya serba cepat, praktik mendengar perlahan kehilangan ruangnya. Pesan disampaikan dengan cepat, dikonsumsi sepintas, lalu segera tergantikan. Dalam lanskap semacam itu, suara kerap diposisikan sekadar alat teknis. Namun bagi Laili Fithriyah SIP, M.Ikom dikenal sebagai Vely Syukran suara justru menyimpan tanggung jawab yang lebih dalam: menghadirkan makna. Vely adalah radio broadcaster senior di Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (RRI) Jakarta. Ia telah menekuni dunia penyiaran lebih dari 25 tahun sejak memulai karier pada 2001. Pada fase awal, ia juga sempat berkiprah sebagai presenter dan news anchor TVRI hingga 2007. Dalam […] - [Dari Hobi ke Profesi, Mala Menemukan Jalan Hidup di Dunia Seni dan Kecantikan](https://teropongjakarta.com/dari-hobi-ke-profesi-mala-menemukan-jalan-hidup-di-dunia-seni-dan-kecantikan/): Kulon Progo, TeropongJakarta.com – Pagi di Kulon Progo kerap dimulai dengan suara langkah kecil di lantai ruang latihan. Siti Puspa Kumala Purbasari. Mala membiasakan tubuhnya bergerak sebelum hari benar-benar berjalan. Gerak, baginya, bukan sekadar hafalan koreografi, melainkan cara memahami waktu dan kesabaran. Mala mengenal seni tari sejak duduk di bangku sekolah menengah kejuruan. Dari kegiatan sekolah, ia mulai rutin mengikuti lomba dan tampil dalam berbagai acara. Panggung-panggung kecil itu menjadi ruang belajar: tentang ritme, ketahanan tubuh, dan kepercayaan diri. Honor yang ia terima tak besar, tetapi cukup untuk menegaskan satu hal seni bisa berdiri sebagai kerja. “Dari situ saya sadar, […] - [Lari sebagai Jalan Pulang: Cara Iis Amin Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Tekanan Kota](https://teropongjakarta.com/lari-sebagai-jalan-pulang-cara-iis-amin-menjaga-kesehatan-mental-di-tengah-tekanan-kota/): Tangerang, TeropongJakarta.com – Pagi bagi Iis Amin bukan sekadar pergantian waktu. Ia adalah ruang sunyi untuk menata diri. Saat sebagian orang masih bergulat dengan sisa kantuk, Iis telah lebih dulu berlari menyusuri jalanan Tangerang, membiarkan langkahnya menyatu dengan napas yang teratur. Dari kebiasaan itulah, ia menemukan satu bentuk ketenangan yang tak ia dapatkan di tempat lain. “Lari sangat membantu kesehatan mental saya,” kata Iis. Hampir setiap pagi sebelum bekerja, ia menyempatkan diri berlari. Rutinitas itu, menurutnya, memberi dampak nyata sepanjang hari. “Pikiran jadi lebih segar, badan lebih fresh, dan fokus bekerja. Mood juga jauh lebih baik.” Di tengah tekanan pekerjaan […] - [Belajar Mendengar Tubuh, Jalan Sunyi Yovika Winda Yanuarriski](https://teropongjakarta.com/belajar-mendengar-tubuh-jalan-sunyi-yovika-winda-yanuarriski/): Tuban, TeropongJakarta.com – Kesadaran itu tidak datang tiba-tiba bagi Yovika Winda Yanuarriski. Ia tumbuh perlahan, mengikuti kelelahan yang berulang dan tuntutan hidup yang datang bersamaan. Perempuan yang akrab disapa Vika dan tinggal di Tuban, Jawa Timur, ini menjalani hari-hari dengan banyak peran: atlet, mahasiswa keperawatan, pemimpin organisasi, sekaligus individu yang kerap dituntut untuk selalu kuat. Pada awalnya, tubuh ia perlakukan sebagai alat. Ia dipacu cepat, dituntut tahan, dan diminta terus bergerak tanpa banyak ruang pemulihan. Prestasi menjadi orientasi utama. “Dulu saya merasa kalau lelah itu tanda kurang kuat,” kata Vika saat diwawancarai. “Kalau capek, ya dilawan.” Cara pandang itu berubah […] - [Dari Niat Mandiri hingga Medan Bencana, Perjalanan Vidya Dwiyan Jadi Rescuer](https://teropongjakarta.com/dari-niat-mandiri-hingga-medan-bencana-perjalanan-vidya-dwiyan-jadi-rescuer/): Mentawai, TeropongJakarta.com – Pilihan hidup Vidya Dwiyan tidak berangkat dari hasrat menjadi pahlawan. Keputusannya bergabung dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) didorong alasan yang lebih praktis. “Saya ingin bekerja, mandiri, dan bisa membantu keluarga,” kata Vidya saat dihubungi. Baginya, mampu berdiri di atas kaki sendiri adalah pencapaian awal yang ingin ia raih. Tak lama setelah bergabung, Vidya menyadari bahwa menjadi rescuer bukan sekadar pekerjaan. Ia terjun langsung ke lapangan, menghadapi medan ekstrem, dari operasi di ketinggian, memasuki bangunan runtuh, hingga mengoperasikan alat-alat SAR. Risiko menjadi bagian dari keseharian. Pada awalnya, keluarga sempat diliputi kekhawatiran. “Mereka kaget lihat kegiatannya. Takut, […] - [Eka Tyanta dan Panggung Dangdut Pasuruan: Jalan Hidup yang Mengantar Jodoh](https://teropongjakarta.com/eka-tyanta-dan-panggung-dangdut-pasuruan-jalan-hidup-yang-mengantar-jodoh/): Pasuruan, TeropongJakarta.com – Perjalanan hidup Eka Tyanta tumbuh dari panggung hiburan rakyat. Dari kampung ke kampung di wilayah Pasuruan, dunia dangdut bukan hanya menjadi ruang mencari nafkah, tetapi juga membentuk kemandirian hidup hingga mempertemukannya dengan jodoh. Dalam ungkapan Jawa, jodoh jalaran seko kulino jodoh datang dari kebiasaan yang dijalani kalimat itu menggambarkan kisah Eka. Ketertarikan Eka pada dunia seni bermula sejak remaja. Ia pernah menjadi mayoret marching band di kampung halamannya. Dari posisi itu, ia terbiasa berdiri di depan banyak orang sekaligus bernyanyi. “Saya nyanyi itu berawal dari mayoret marching band di kampung,” kata Eka saat diwawancarai. Pengalaman tersebut menjadi […] - [Siapa Evie Alice? Perempuan Menawan dari Semarang yang Berhasil Mengalahkan Rocky Gerung Bermain Catur](https://teropongjakarta.com/siapa-evie-alice-perempuan-menawan-dari-semarang-yang-berhasil-mengalahkan-rocky-gerung-bermain-catur/): Semarang, TeropongJakarta.com – Dalam jagat pemikiran Indonesia, Rocky Gerung adalah nama yang lekat dengan ketajaman analisis, kritik sosial, dan kegemaran pada permainan catur. Bagi filsuf dan pengamat politik itu, catur bukan sekadar permainan, melainkan arena latihan mental untuk menajamkan logika, membaca situasi, dan mengelola emosi keterampilan yang tercermin dalam setiap argumen publiknya. Maka, cerita tentang sebuah pertandingan catur santai yang mempertemukannya dengan Evie Susanti yang akrab disapa Evie Alice, seorang Sarjana Ilmu Sosial dan Politik dari universitas ternama di Jawa Tengah, pun mengundang keistimewaan tersendiri. Pertemuan tanpa panggung dan dokumentasi itu berakhir dengan kemenangan Evie, sebuah fakta yang kemudian beredar […] - [Dari Gym hingga Lintasan Lari, Cara Icha Menjaga Kesehatan Tubuh dan Mental](https://teropongjakarta.com/dari-gym-hingga-lintasan-lari-cara-icha-menjaga-kesehatan-tubuh-dan-mental/): Kendari, TeropongJakarta.com – Setiap pagi, ketika sebagian warga Kendari masih bersiap memulai aktivitas, Icha telah lebih dulu menggerakkan tubuhnya. Perempuan yang menetap di ibu kota Sulawesi Tenggara itu menjadikan olahraga sebagai bagian tak terpisahkan dari hidup sehari-hari. Gym dan lari ia pilih bukan sekadar untuk kebugaran fisik, melainkan sebagai cara merawat diri secara menyeluruh. Rutinitas Icha dimulai sejak pukul enam pagi. Hingga pukul sepuluh, ia menghabiskan waktu untuk berlatih di pusat kebugaran dan berlari. “Gym saya fokuskan untuk mengurangi lemak tubuh sekaligus membangun otot. Kalau lari, tujuannya lebih ke kesehatan jantung,” ujar Icha. Setelah itu, ia melanjutkan aktivitas bekerja sepanjang […] - [Syalvi Dwi Kurnia dan Amanah Duta Muslimah Preneur Jakarta Timur](https://teropongjakarta.com/syalvi-dwi-kurnia-dan-amanah-duta-muslimah-preneur-jakarta-timur/): Jakarta, TeropongJakarta.com – tepuk tangan penonton mengakhiri malam grand final Duta Muslimah Preneur Jakarta Timur 2026 di Cipinang Indah Mall, Jakarta Timur, 11 Januari 2026. Dari deretan finalis yang menampilkan gagasan dan pengalaman bisnis, nama Syalvi Dwi Kurnia, S.Kom diumumkan sebagai penerima amanah Duta Muslimah Preneur Jakarta Timur 2026. Ajang yang digelar Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (IPEMI) Jakarta Timur ini dirancang bukan sekadar kompetisi, melainkan proses seleksi kepemimpinan perempuan muslim di sektor kewirausahaan. Sepanjang rangkaian acara, para finalis mempresentasikan praktik usaha, gagasan pemberdayaan, serta rencana kontribusi sosial di wilayah masing-masing. Dewan juri menilai tidak hanya capaian bisnis, tetapi juga konsistensi […] - [Niken Ayu Putri Erika dan Upaya Menjaga Akses Pendidikan Anak Daerah](https://teropongjakarta.com/niken-ayu-putri-erika-dan-upaya-menjaga-akses-pendidikan-anak-daerah/): Sungai Penuh, TeropongJakarta.com – Keraguan sempat menghampiri Niken Ayu Putri Erika ketika mengikuti Olimpiade Sains semasa SMA. Ia tumbuh dengan anggapan bahwa anak-anak daerah sulit bersaing dengan mereka yang berasal dari kota besar. Namun pengalaman itu justru menjadi titik balik yang mengubah cara pandangnya terhadap pendidikan. Keraguan tersebut terpatahkan ketika Niken berhasil meraih prestasi berjenjang, mulai dari tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Ia tercatat sebagai siswa pertama dari salah satu SMA favorit di Sungai Penuh Kerinci yang mewakili Provinsi Jambi ke ajang Olimpiade Sains Nasional. “Sejak saat itu saya kembali percaya diri bahwa anak daerah mampu bersaing,” ujar Niken kepada […] - [Menata Asupan untuk Menjaga Performa, Cara Indri Pranita Menjalani Gaya Hidup Aktif](https://teropongjakarta.com/menata-asupan-untuk-menjaga-performa-cara-indri-pranita-menjalani-gaya-hidup-aktif/): Bekasi, TeropongJakarta.com – Aktivitas fisik kerap menjadi pintu masuk menuju gaya hidup sehat. Namun bagi Indri Pranita, olahraga justru membawa kesadaran lebih jauh: pentingnya menata pola makan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari rutinitas kebugaran. Selama hampir delapan tahun terakhir, Indri konsisten menjalani olahraga seperti lari dan latihan beban. Dalam tiga tahun terakhir, ia mulai memberi perhatian khusus pada asupan nutrisi untuk menunjang target peningkatan massa otot. Indri menilai, latihan yang konsisten tanpa didukung pola makan yang tepat akan sulit memberikan hasil optimal. Karena itu, ia mengatur waktu dan komposisi makan, terutama menjelang dan setelah berolahraga. “Biasanya sebelum olahraga aku […] - [Chandra Dewi Atina, Menjaga Prestasi Lewat Disiplin Sejak Dini](https://teropongjakarta.com/chandra-dewi-atina-menjaga-prestasi-lewat-disiplin-sejak-dini/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Bagi Chandra Dewi Atina, prestasi bukan peristiwa sesaat. Ia tumbuh dari kebiasaan panjang yang dibangun sejak kecil. Dua piala pertamanya diraih ketika masih di taman kanak-kanak. Sejak itu, lomba dan latihan menjadi bagian dari keseharian yang membentuk ritme hidupnya hingga kini. “Orang tua saya selalu berpesan untuk selalu berani mencoba dan jangan pernah lewatkan kesempatan apapun. Soal hasil, itu menyusul,” kata Chandra kepada Teropong Jakarta Senin, 12 Januari 2026. Fondasi utama perjalanan Chandra bertumpu pada pendidikan agama. Bahkan sejak balita, ia telah ditanamkan ilmu agama oleh orang tuanya dengan belajar mengaji di Taman Pendidikan Alquran (TPA). Ketika […] - [Meninggalkan Zona Nyaman, Restu Pratiwi Menjadi Wajah Global Modest Fashion](https://teropongjakarta.com/meninggalkan-zona-nyaman-restu-pratiwi-menjadi-wajah-global-modest-fashion/): Bandung, TeropongJakarta.com – Di tengah geliat industri fesyen Indonesia yang kian dinamis, nama Restu Pratiwi semakin mencuri perhatian. Namun, perjalanan desainer muda ini tidak dimulai dari jalur yang umum. Sebelum dikenal sebagai kreator modest fashion yang menembus panggung internasional, Restu menapaki dunia akademik sebagai dosen di Bandung. Ketertarikan pada desain sejak kecil, yang awalnya hanya berupa coretan di kertas sketsa, perlahan mengantarnya pada keputusan besar: meninggalkan dunia pengajaran untuk mengejar mimpi di ranah fesyen. Lahir dan besar di Bandung, kota yang dikenal sebagai pusat kreativitas dan seni, Restu menempuh pendidikan hingga jenjang S2 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Selama beberapa […] - [Martha Crisye Monalisa dan Seni Berbagi Peran di Usia 27 Tahun](https://teropongjakarta.com/martha-crisye-monalisa-dan-seni-berbagi-peran-di-usia-27-tahun/): Sidoarjo, TeropongJakarta.com – Di usia yang relatif muda, Martha Crisye Monalisa menjalani kehidupan dengan lapisan peran yang saling berkelindan. Ia bekerja sebagai karyawan korporat di sektor perbankan, menjadi ibu dari anak yang masih balita, mendampingi suami yang berprofesi sebagai perwira TNI, sekaligus terlibat aktif dalam organisasi istri prajurit. Bagi Martha, tantangan terbesarnya bukan memilih satu peran dan meninggalkan yang lain, melainkan belajar membaginya secara adil. “Sebetulnya saya tidak sedang mencari formula khusus. Saat ini saya lebih fokus belajar berbagi peran,” kata Martha. Pekerjaannya di dunia perbankan kerap menuntut waktu lebih panjang, bahkan hingga malam hari. Di sisi lain, peran sebagai […] - [Jalan Sunyi Pritha Amelia Menjaga Tubuh dan Ketahanan Diri](https://teropongjakarta.com/jalan-sunyi-pritha-amelia-menjaga-tubuh-dan-ketahanan-diri/): Purbalingga, TeropongJakarta.com – Rutinitas yang berulang kerap terasa aman, tetapi pada saat yang sama dapat menumpulkan kesadaran akan tubuh dan pikiran. Itulah yang dirasakan Pritha Amelia, Account Officer kredit di sebuah bank milik negara, sebelum ia memutuskan mengubah kebiasaan hidupnya pada pertengahan 2023. Pada Juli tahun itu, Pritha mulai rutin mendatangi pusat kebugaran. Keputusan tersebut berangkat dari dua hal sederhana: kondisi tubuh yang ia nilai sudah overweight dan kejenuhan akibat ritme kerja yang monoton. Berat badan berlebih membuatnya cepat lelah, sementara tuntutan pekerjaan perbankan yang sarat target membutuhkan stamina dan fokus tinggi. “Awalnya hanya ingin cari kegiatan lain supaya pikiran […] - [Suci Syami: Menjadi Guru bagi Diri Sendiri, Spirit Self-Improvement Muslimah Masa Kini](https://teropongjakarta.com/suci-syami-menjadi-guru-bagi-diri-sendiri-spirit-self-improvement-muslimah-masa-kini/): Bogor, TeropongJakarta.com – Menjadi guru bagi diri sendiri adalah prinsip hidup yang dijalani Suci Syami, Muslimah asal Tasikmalaya yang kini sedang melaksanakan pengabdian di Bogor. Bagi Suci, proses ini lebih dari sekadar pembelajaran; ini adalah keberanian untuk menghadirkan kejujuran pada diri sendiri sebelum menasihati orang lain. “Menjadi guru bagi diri sendiri berarti duduk bersama diri saya menilai, menegur, dan membimbingnya dengan nilai-nilai Islam,” ujarnya kepada Teropong Jakarta. Menurut Suci, proses ini sangat terkait dengan kesucian niat dan tazkiyatun nafs, pembersihan hati dari ambisi duniawi serta penguatan ikatan dengan Allah. Niat yang lurus, katanya, tidak lahir dari kondisi ideal, tetapi dari […] - [Amelya Husada: Menemukan Kreativitas dan Estetika dari Energi Tubuh](https://teropongjakarta.com/amelya-husada-menemukan-kreativitas-dan-estetika-dari-energi-tubuh/): Palembang, TeropongJakarta.com – Kreativitas tidak selalu lahir dari pemikiran abstrak. Bagi Amelya Husada, perempuan asal Palembang, Sumatra Selatan, energi, estetika, dan ide kreatif muncul dari tubuh yang bergerak. “Kesadaran saya tentang energi dan kreativitas berawal dari tubuh, bukan hanya dari imajinasi,” ujarnya sambil menatap jendela gym, tempat cahaya sore menyinari lantai kayu yang memantulkan gerakannya. Momen sederhana seperti melompat di trampoline, memukul bola golf, bermain padel, atau mendorong batas diri di gym bukan sekadar olahraga. Tubuh menjadi medium ekspresi, tempat energi berpadu dengan emosi dan visual. Sebagai muse makeup, Amelya melihat wajah bukan sebagai kanvas kesempurnaan, tetapi sebagai cermin yang […] - [Ishma Aulya Warliani Menjaga Ritme antara Rel Kereta, Kampus, dan Panggung Budaya](https://teropongjakarta.com/ishma-aulya-warliani-menjaga-ritme-antara-rel-kereta-kampus-dan-panggung-budaya/): Yogyakarta, TeropongJakarta.com – Pukul dua dini hari, Ishma Aulya Warliani menuntaskan sif kerjanya sebagai pramugari kereta api. Beberapa jam kemudian, perempuan yang kini berdomisili di Yogyakarta itu kembali menjalani peran lain. Pukul enam pagi, ia sudah berada di tengah anak-anak sekolah dasar, mendampingi kegiatan pembelajaran budaya sebagai bagian dari agenda duta budaya. “Waktu itu aku baru turun kerja sekitar jam dua pagi. Tapi jam enam aku sudah harus mendampingi anak-anak,” kata Ishma saat diwawancarai. Ia menyebut ritme semacam itu sebagai bagian dari kesehariannya saat ini. Ishma berada di semester akhir perkuliahan. Beban akademik yang biasanya menuntut fokus penuh harus ia […] - [Menjauh dari Zona Nyaman, Sashi Putri Menemukan Ruang Tumbuh di Era Digital](https://teropongjakarta.com/menjauh-dari-zona-nyaman-sashi-putri-menemukan-ruang-tumbuh-di-era-digital/): Brebes, TeropongJakarta.com – Sashi Putri mengenal betul rasanya menahan diri. Sebagai pribadi introvert, ia tumbuh dalam lingkar kenyamanan yang perlahan ia sadari justru membatasi ruang tumbuh dan keberaniannya mengambil langkah baru. “Saya dulu takut memulai apa pun. Takut salah, takut dinilai,” ujar Sashi kepada Teropongjakarta, Jumat, 3 Januari 2026. Perubahan itu mulai terasa sejak masa sekolah. Sashi memutuskan terlibat aktif dalam organisasi dan kompetisi, meski harus melawan rasa canggung. Dari pengalaman tersebut, ia belajar bahwa keberanian bukan bawaan, melainkan kebiasaan yang dilatih. “Saya merasa diterima bukan karena berubah menjadi orang lain, tapi karena berani menunjukkan kemampuan,” katanya. Pengalaman itu membentuk […] - [Merantau Demi Anak, Cerita Siti Khunaifah Menjemput Masa Depan dari Hong Kong](https://teropongjakarta.com/merantau-demi-anak-cerita-siti-khunaifah-menjemput-masa-depan-dari-hong-kong/): Hongkong, TeropongJakarta.com – Di tengah hiruk pikuk Hong Kong, Siti Khunaifah akrab dipanggil Siti menjalani hidup sebagai pekerja migran dengan satu tujuan utama: memperbaiki ekonomi keluarga demi masa depan anaknya. Perempuan asal Kebumen, Jawa Tengah, itu telah tujuh tahun meninggalkan kampung halaman untuk bekerja di negeri orang. Keputusan merantau diambil Siti bukan tanpa pertimbangan. Ia tumbuh dari keluarga kurang mampu dan memahami betul arti keterbatasan. Kondisi itulah yang membentuk tekadnya untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. “Saya ingin anak saya bisa hidup mandiri dan memiliki masa depan yang lebih baik,” kata Siti. Jarak ribuan kilometer tidak membuat perannya sebagai ibu memudar. […] - [Menjaga Emosi, Menyalurkan Imajinasi: Kisah Leni Epriliani](https://teropongjakarta.com/menjaga-emosi-menyalurkan-imajinasi-kisah-leni-epriliani/): Bekasi Utara, TeropongJakarta.com – Pagi itu, seorang nasabah mendekat ke meja Leni Epriliani dengan wajah tegang. Transaksi keuangan yang ia lakukan tidak berjalan sesuai harapan, dan ia mulai cemas. Leni menarik napas panjang, tersenyum, dan memulai percakapan dengan tenang. Kata-kata yang tepat, intonasi yang lembut, kesabaran yang tak tergoyahkan. Hampir dua tahun bekerja sebagai teller mengajarkannya satu hal: menghadapi manusia sering lebih rumit daripada menghadapi angka. “Setiap nasabah berbeda. Kadang sabar, kadang cemas atau marah. Ini menuntut saya menjaga sikap dan mengelola emosi,” ujarnya. Dari back office sebelumnya, pergeseran ke teller bukan sekadar perubahan posisi. Ini tentang membaca manusia, menyesuaikan […] - [Target Pertumbuhan Ekonomi 2026 Dipasang Tinggi, Dunia Usaha Tetap Waspada](https://teropongjakarta.com/target-pertumbuhan-ekonomi-2026-dipasang-tinggi-dunia-usaha-tetap-waspada/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6% pada 2026. Menteri Keuangan Republik Indonesia menyampaikan keyakinan bahwa target tersebut dapat dicapai melalui percepatan belanja negara sejak awal tahun anggaran serta penguatan koordinasi kebijakan fiskal dan moneter. Optimisme pemerintah tersebut disampaikan di tengah penyusunan asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026. Pemerintah menilai kebijakan fiskal yang lebih ekspansif diperlukan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong investasi dan konsumsi domestik. Namun, asumsi resmi yang disepakati pemerintah bersama DPR RI menunjukkan pendekatan yang lebih berhati-hati. Dalam RAPBN 2026, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan berada di kisaran 5,4%. Proyeksi […] - [Diana Dewi: Kesuksesan Sejati diukur dari Dampak bagi Masyarakat](https://teropongjakarta.com/diana-dewi-kesuksesan-sejati-diukur-dari-dampak-bagi-masyarakat/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Menjelang akhir tahun 2025, Hj. Diana Dewi, S.E., pengusaha dan filantropis asal Jakarta, merenungi perjalanan setahun terakhir. Bagi Diana, 2025 bukan hanya tentang pencapaian bisnis, tetapi juga tentang bagaimana dampak sosial dari setiap keputusan yang diambil bisa dirasakan oleh masyarakat luas. “Tahun ini penuh dengan ujian, tetapi juga banyak pelajaran berharga. Saya belajar bahwa inovasi dan empati harus berjalan seiring. Tanpa itu, bisnis tidak akan mampu berdampak maksimal bagi masyarakat,” ujar Diana Dewi Sepanjang tahun, Diana Dewi mencatat pertumbuhan signifikan pada portofolio bisnisnya. Namun, perhatian utamanya tetap pada pemberdayaan UMKM. Lebih dari 500 pelaku usaha kecil menerima […] - [No Viral, No Justice: Novi Lestari Bicara Realitas Hukum untuk Warga Miskin](https://teropongjakarta.com/no-viral-no-justice-novi-lestari-bicara-realitas-hukum-untuk-warga-miskin/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Bagi banyak warga miskin, hukum belum sepenuhnya hadir sebagai pelindung. Ia lebih sering tampil sebagai ruang asing yang dipenuhi istilah teknis, prosedur panjang, dan relasi kuasa yang timpang. Ketika persoalan hukum muncul, pilihan yang kerap diambil masyarakat kecil bukanlah melawan, melainkan diam. Diam yang lahir bukan dari kepasrahan, tetapi dari rasa takut dan ketidaktahuan yang berlapis. Pengalaman itu berulang kali ditemui Novi Lestari, S.H., advokat sekaligus pendiri Innovis & Partners, dalam praktik pendampingan hukum di tingkat akar rumput. Menurut Novi, minimnya akses keadilan tidak bisa disederhanakan sebagai persoalan ekonomi semata. “Yang paling terasa justru jarak antara masyarakat […] - [Ketika Doa Orang Tua Mengantar Adira Aulia Menjadi Polwan](https://teropongjakarta.com/ketika-doa-orang-tua-mengantar-adira-aulia-menjadi-polwan/): Sulawesi Tengah, TeropongJakarta.com – Bagi Adira Aulia, menjadi polisi wanita pernah terasa sebagai mimpi yang terlalu jauh. Ia lahir dan tumbuh di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, sebagai anak kedua dari tiga bersaudara. Kedua orang tuanya adalah petani, menggantungkan hidup pada hasil ladang yang tak selalu pasti. Dalam lingkungan seperti itu, cita-cita berseragam Polwan kerap terdengar berlebihan. “Dulu saya sempat berpikir, mungkin saya tidak bisa,” kata Adira, kini berpangkat Bripda dan bertugas di Polres Tolitoli. Keraguan itu bukan hanya datang dari dalam diri, tetapi juga dari sekitar. Tak sedikit yang meremehkan, mempertanyakan kemampuannya, bahkan menilai latar belakang keluarga sebagai penghalang. Namun […] - [Eslah Rahmah Oktaviana: Dari Ajang Puteri Indonesia 2023 ke Gerakan Sosial](https://teropongjakarta.com/eslah-rahmah-oktaviana-dari-ajang-puteri-indonesia-2023-ke-gerakan-sosial/): Bekasi, TeropongJakarta.com – Bagi Eslah Rahmah Oktaviana, gelar Finalis Puteri Indonesia Jawa Barat 2023 bukan sekadar pencapaian personal. Ajang yang diikutinya dua tahun lalu justru menjadi titik awal keterlibatan yang lebih dalam pada kerja-kerja sosial, terutama di wilayah pinggiran Kota Bekasi. Dari kolong jembatan hingga panti asuhan, Eslah memilih turun langsung, mendengarkan, dan hadir. Eslah menyebut Puteri Indonesia sebagai platform yang kredibel bagi perempuan untuk bersuara dan berdampak. “Ajang ini bukan hanya soal kecantikan, tapi wadah bagi perempuan untuk berdaya dan membawa perubahan positif bagi lingkungan,” ujarnya. Melalui Puteri Indonesia, ia bertemu banyak perempuan dari berbagai daerah dengan visi serupa. […] - [Bukan Soal Banyak Pasien, Dr. Selvi Octav Bicara Etika di Klinik aesthetic](https://teropongjakarta.com/bukan-soal-banyak-pasien-dr-selvi-octav-bicara-etika-di-klinik-aesthetic/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Industri perawatan aesthetic di Indonesia tumbuh cepat dalam beberapa tahun terakhir. Pasar medical aesthetic nasional diperkirakan bernilai ratusan juta dolar Amerika dan terus meningkat dengan laju dua digit setiap tahun, didorong oleh pertumbuhan kelas menengah, pengaruh media sosial, serta perubahan cara pandang terhadap perawatan kulit sebagai bagian dari gaya hidup. Klinik kecantikan bermunculan di kota-kota besar, menawarkan beragam prosedur dari injeksi hingga teknologi laser dengan janji perbaikan instan. Di tengah lanskap yang semakin padat itu, Dr. Selvi Octav memilih posisi yang tidak lazim. Ia dikenal sebagai dokter Aesthetic yang menangani sejumlah publik figur. Namun Selvi menolak menjadikan […] - [Dinny Majalengka: Membuktikan Ibu Rumah Tangga Bisa Sehat dan Produktif](https://teropongjakarta.com/dinny-majalengka-membuktikan-ibu-rumah-tangga-bisa-sehat-dan-produktif/): Majalengka, TeropongJakarta.com – Menjadi ibu rumah tangga seringkali dipandang sebagai fase hidup yang menuntut fokus total pada keluarga. Namun bagi Dinny, seorang ibu dari Majalengka, peran itu justru menjadi titik awal untuk menemukan keseimbangan antara keluarga, produktivitas, dan kesehatan pribadi. Sejak 2014, Dinny meninggalkan dunia korporasi. Ia memulai karir profesional pada 2012, namun setelah kelahiran anak kedua, Dinny memutuskan untuk berhenti bekerja dan fokus mengurus rumah tangga. “Awalnya aku merasa puas menjadi ibu rumah tangga penuh waktu. Semua energi tersalurkan untuk anak-anak,” ujar Dinny. Meski demikian, seiring waktu, rasa jenuh mulai muncul. Hidupnya terasa monoton, tanpa aktivitas fisik yang berarti. […] - [Menjaga Dua Ritme: Sania Clarissa Putri di Lapangan Voli dan Pilihan Hidupnya](https://teropongjakarta.com/menjaga-dua-ritme-sania-clarissa-putri-di-lapangan-voli-dan-pilihan-hidupnya/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Bagi Sania Clarissa Putri, hidup tidak berjalan dalam satu garis tunggal. Ia menjalani dua dunia yang menuntut disiplin dan ketahanan yang sama besar: dunia olahraga kompetitif dan dunia kerja yang menuntut tanggung jawab tinggi. Di tengah sorotan publik, Sania memilih berjalan tenang, menjaga ritme, dan tidak tergesa menjelaskan dirinya kepada siapa pun. Aktivitas Sania belakangan mencuri perhatian setelah ia kerap membagikan rutinitas latihan dan pertandingan voli melalui media sosial. Unggahan-unggahan itu memperlihatkan sisi atletis yang konsisten latihan fisik, fokus pertandingan, serta kerja tim. Respons publik datang beragam, namun sebagian besar menyoroti ketekunan dan konsistensinya menjalani pilihan hidup […] - [Muktamar Ditunda, Aktivis NU Ingatkan Risiko Kehilangan Arah](https://teropongjakarta.com/muktamar-ditunda-aktivis-nu-ingatkan-risiko-kehilangan-arah/): Jakarta, TeropongJakarta.com -Desakan agar Nahdlatul Ulama (NU) segera mempercepat pelaksanaan Muktamar kembali mengemuka di tengah dinamika internal organisasi. Penundaan forum tertinggi jam’iyyah itu dinilai berisiko memperpanjang ketegangan dan menempatkan NU dalam situasi limbung, tanpa kepastian arah konsolidasi. Aktivis NU era 1980-an, Muzayinul Arif, S.Ag. menilai Muktamar merupakan mekanisme konstitusional yang tidak dapat digantikan oleh forum informal maupun keputusan administratif. Menurut dia, semakin lama Muktamar ditunda, semakin besar ruang tafsir dan spekulasi yang berpotensi menggerus kepercayaan jamaah. “Dalam tradisi NU, Muktamar adalah ruang penyelesaian paling sah. Ketika ia ditunda, organisasi kehilangan rujukan untuk menutup perbedaan secara bermartabat,” kata Arief, Jumat, (26,12,25). […] - [Menjeda untuk Kembali Kuat: Resya Nabila dan Seni Mendengarkan Tubuh](https://teropongjakarta.com/menjeda-untuk-kembali-kuat-resya-nabila-dan-seni-mendengarkan-tubuh/): Tasikmalaya, TeropongJakarta.com – Dalam dunia olahraga, jeda kerap dipersepsikan sebagai kemunduran. Namun bagi Resya Nabila, jeda justru menjadi ruang belajar paling penting dalam hidupnya. Perempuan asal Tasikmalaya ini pernah menjadikan senam trampolin sebagai pusat aktivitas, identitas, sekaligus sumber penghidupan. Hingga cedera lutut memaksanya berhentidan menata ulang seluruh ritme hidup. Sejak 2022, Resya aktif sebagai instruktur senam trampolin. Awalnya, semua berangkat dari kegemaran pribadi. Ia rutin mengikuti latihan, bahkan kerap mengambil dua kelas dalam satu hari. Intensitas itu berujung pada pelatihan profesional dan sertifikasi instruktur. Dari sana, trampolin tak lagi sekadar hobi. Dalam satu hari, Resya bisa membuka hingga empat kelas, […] - [Jika Medis Adalah Bahasa Tubuh, Musik Adalah Bahasa Hati: Widya Wirayanti Merilis Lagu 'Saling Jaga'](https://teropongjakarta.com/jika-medis-adalah-bahasa-tubuh-musik-adalah-bahasa-hati-widya-wirayanti-merilis-lagu-saling-jaga/): Denpasar, TeropongJakarta.com – Sebagai seorang dokter, Made Widya Wirayanti Puteri tidak hanya mengandalkan keterampilan medisnya dalam merawat pasien, tetapi juga kepekaan emosional untuk membaca bahasa tubuh dan perasaan yang sering kali tersembunyi. Namun, di luar ruang praktik, ia juga dikenal sebagai musisi yang percaya bahwa musik bisa menjadi alat yang sangat kuat untuk menyampaikan pesan empati dan perhatian sesuatu yang terkadang sulit diungkapkan dengan kata-kata. “Saya merasa bahwa musik adalah saluran ekspresi yang lebih dalam daripada kata-kata. Sebagai dokter, saya tidak hanya membaca pasien dari gejala fisik mereka, tetapi juga dari bahasa tubuh dan emosi yang tidak tampak. Musik memberi […] - [Diana Dewi Pimpin KORMI DKI, Dorong Olahraga Masyarakat sebagai Gerakan Sosial Kota](https://teropongjakarta.com/diana-dewi-pimpin-kormi-dki-dorong-olahraga-masyarakat-sebagai-gerakan-sosial-kota/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Pelantikan Hj. Diana Dewi sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta periode 2025–2029 menjadi penanda penting perubahan orientasi olahraga masyarakat di ibu kota. Prosesi yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 23 Desember 2025, itu menegaskan bahwa olahraga tidak lagi diposisikan semata sebagai aktivitas rekreasional, melainkan sebagai instrumen pembangunan sosial yang strategis. Dalam sambutan perdananya, Diana Dewi menekankan bahwa olahraga masyarakat harus menjadi bagian dari keseharian warga Jakarta, bukan hanya hadir dalam bentuk acara seremonial atau agenda musiman. Ia memandang olahraga sebagai medium yang mampu menjembatani sekat sosial di kota besar yang […] - [Natasha Bella Theora, Merawat Rasa Indonesia dari Dapur Korea](https://teropongjakarta.com/natasha-bella-theora-merawat-rasa-indonesia-dari-dapur-korea/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Tidak semua keberanian lahir dari teriakan. Sebagian tumbuh dalam kesenyapan, dari keputusan-keputusan kecil yang terus dirawat hingga menjadi arah hidup. Bagi Natasha Bella Theora, keputusan itu berawal dari ruang kelas bahasa Korea tempat ia pertama kali menyadari bahwa di balik hiruk-pikuk kuliner global, masakan Indonesia masih menunggu untuk diperkenalkan dengan cara yang lebih bermartabat. Ia tidak sekadar ingin pandai memasak. Natasha memilih menempuh studi kuliner jenjang Sarjana di Korea Selatan untuk memahami dapur sebagai ruang disiplin, identitas, dan perjumpaan lintas budaya. Korea ia lihat bukan hanya sebagai tujuan belajar, melainkan sebagai medan yang menuntut ketahanan mental dan […] - [Ira Setyawati dan Pilihan Berkarier di Industri Pelayanan Kereta Api](https://teropongjakarta.com/ira-setyawati-dan-pilihan-berkarier-di-industri-pelayanan-kereta-api/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Ira Setyawati sempat diliputi keraguan ketika memutuskan mengikuti wawancara pramusaji kereta api. Lahir di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, ia menyadari betul ketatnya persaingan dalam industri pelayanan transportasi. Banyak pelamar lain yang, menurutnya, memiliki kemampuan dan pengalaman yang baik. Kekhawatiran tak lolos seleksi menjadi pertimbangan yang cukup kuat. “Awalnya saya ragu untuk mengikuti wawancara pramusaji kereta api. Saya takut tidak lolos karena melihat banyak saingan yang mungkin lebih baik dari saya,” kata Ira saat diwawancarai. Meski demikian, ketertarikannya pada dunia pelayanan membuat Ira tetap melangkah. Ia ingin bekerja di sektor yang menuntut interaksi langsung dengan masyarakat. Bagi Ira, […] - [Jejak Siti Fatimah Menjalani Hidup Aktif, Mewujudkan Impian](https://teropongjakarta.com/jejak-siti-fatimah-menjalani-hidup-aktif-mewujudkan-impian/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Di tengah rutinitas yang kerap dilekatkan pada peran ibu rumah tangga, Siti Fatimah memilih jalan yang lebih dinamis. Perempuan kelahiran Pacitan ini menjalani keseharian sebagai pekerja di bidang properti, sembari menjaga tubuh dan pikirannya tetap aktif melalui olahraga. Baginya, hidup bukan sekadar menjalani peran, tetapi juga merawat identitas diri. Kesadaran untuk bergerak lahir dari refleksi pribadi. Siti merasa perlu memiliki ruang di luar peran domestik yang selama ini ia jalani. “Aku merasa perlu punya identitas sendiri di luar peran sebagai ibu rumah tangga,” ujarnya. Dorongan itu muncul dari keinginan untuk tetap berdaya dan berkontribusi. Pengalaman berkarier sejak […] - [SEA Games 2025: 91 Emas Indonesia dan Kembalinya Dominasi Merah Putih](https://teropongjakarta.com/sea-games-2025-91-emas-indonesia-dan-kembalinya-dominasi-merah-putih/): Bangkok, TeropongJakarta.com – Kontingen Indonesia menutup keikutsertaannya di SEA Games 2025 Thailand dengan catatan yang sulit diabaikan. Sebanyak 91 medali emas berhasil dikemas, melampaui target awal 80 emas yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Raihan ini sekaligus menghapus catatan kelam Indonesia saat berlaga sebagai tim tamu dalam lebih dari tiga dekade terakhir. Capaian tersebut menempatkan SEA Games 2025 sebagai penampilan tandang terbaik Indonesia dalam 32 tahun terakhir. Sejak SEA Games Singapura 1993, kontingen Merah Putih tak pernah lagi mengoleksi lebih dari 88 emas ketika tidak berstatus tuan rumah. Di Thailand, batas itu akhirnya terlampaui. Secara historis, 91 emas menjadi perolehan […] - [Menjeda Ruang Sidang, Menata Masa Depan: Pilihan Hidup Nala Natasya](https://teropongjakarta.com/menjeda-ruang-sidang-menata-masa-depan-pilihan-hidup-nala-natasya/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Di balik ketegasan yang kerap dilekatkan pada profesi advokat, Nala Natasya, S.H., menyimpan perjalanan hidup yang ditempa sejak usia belia. Ia tumbuh dalam keluarga yang tidak utuh dan memilih merantau ketika sebagian besar orang seusianya masih menggantungkan hidup pada rumah. Tanpa banyak sandaran, Nala belajar berdiri di atas kakinya sendiri lebih cepat dari kebanyakan. Pengalaman itu membentuk cara pandangnya terhadap hidup. Banyak keputusan ia ambil tanpa jaring pengaman, membuatnya akrab dengan kerja keras, ketahanan, dan tanggung jawab. “Dari situ saya belajar mengambil keputusan dengan lebih sadar dan realistis. Setiap pilihan harus siap saya tanggung konsekuensinya,” kata Nala. […] - [Di Antara Dapur dan Masa Depan Anak, Fadiilah Sri Aprilia Menyusun Jalan Kemandirian](https://teropongjakarta.com/di-antara-dapur-dan-masa-depan-anak-fadiilah-sri-aprilia-menyusun-jalan-kemandirian/): Tulungagung, TeropongJakarta.com – Di Kepatihan, sebuah kawasan padat di Tulungagung, Jawa Timur, hari Fadiilah Sri Aprilia dimulai sejak pagi benar. Bukan hanya oleh suara wajan dan aroma ayam goreng, tetapi juga oleh tanggung jawab yang berlapis: sebagai ibu dua anak, pelaku UMKM kuliner, sekaligus content creator yang menggantungkan sebagian pertumbuhan usahanya pada media sosial. Bagi Fadiilah, semua peran itu bukan pilihan terpisah, melainkan satu rangkaian perjuangan yang saling menguatkan. Motivasi terbesarnya sederhana sekaligus mendasar: masa depan anak-anaknya. Ia ingin memiliki rumah sendiri ruang aman tempat anak-anak tumbuh tanpa rasa cemas. Lebih dari sekadar tempat tinggal, rumah itu menjadi simbol kemandirian […] - [Muthia Islami Nisa: Tujuh Tahun Meniti Bisnis Skincare, dari Bangku SMK hingga Pengusaha Muda Beromzet Miliaran](https://teropongjakarta.com/muthia-islami-nisa-tujuh-tahun-meniti-bisnis-skincare-dari-bangku-smk-hingga-pengusaha-muda-beromzet-miliaran/): Jakarta Utara, TeropongJakarta.com –  Bagi Muthia Islami Nisa, usia muda bukan alasan untuk menunda mimpi. Perempuan asal Tanjung Priok, Jakarta Utara, ini justru memilih memulai lebih awal. Saat masih duduk di bangku SMK kelas 1, pada usia 16 tahun, Muthia telah menapaki dunia bisnis. Tujuh tahun berselang, di usia 23 tahun, ia dikenal sebagai ibu muda sekaligus pengusaha skincare yang aktif membangun bisnis melalui konten digital. Langkah Muthia memasuki dunia usaha lahir dari dorongan personal yang kuat. “Motivasi terbesar saya adalah ingin menjadi pengusaha sukses agar bisa mengangkat derajat keluarga dan bikin bangga almarhum ayah saya. Saya ingin beliau tahu […] - [Merantau untuk Berdamai dengan Diri: Kisah Hanifah Samir Mencintai Ketidaksempurnaan](https://teropongjakarta.com/merantau-untuk-berdamai-dengan-diri-kisah-hanifah-samir-mencintai-ketidaksempurnaan/): Cirebon, TeropongJakarta.com – Merantau tidak hanya soal berpindah tempat, tetapi juga tentang berjumpa dengan diri sendiri. Bagi Hanifah Samir, perempuan asal Cirebon, Jawa Barat, yang telah empat tahun tinggal di Hong Kong, jarak dari rumah justru membuka ruang refleksi yang selama ini tertutup oleh tuntutan dan rasa tidak aman terhadap diri sendiri. Sejak kecil, Hanifah hidup dengan luka yang sunyi. Warna kulitnya yang gelap kerap menjadi bahan ejekan teman sebaya. Pengalaman itu menanamkan rasa rendah diri yang ia bawa hingga dewasa. “Dari kecil saya sering diolok-olok karena warna kulit. Sampai pernah berpikir ingin memutihkan kulit supaya dianggap cantik dan tidak […] - [Atika Hamid Raih 1st Runner Up Miss Hijab Indonesia 2025, Prestasi Tertinggi Puteri Maluku Utara](https://teropongjakarta.com/atika-hamid-raih-1st-runner-up-miss-hijab-indonesia-2025-prestasi-tertinggi-puteri-maluku-utara/): Jakarta, TeropongJakarta.com – Nama Atika Hamid mencuri perhatian publik nasional. Puteri Maluku Utara ini berhasil mengukir sejarah dengan meraih posisi 1st Runner Up dalam ajang Miss Hijab Indonesia 2025, menjadi capaian tertinggi sepanjang partisipasi Maluku Utara di kompetisi tersebut. Prestasi ini sekaligus menegaskan kehadiran perempuan Indonesia Timur sebagai kekuatan baru di panggung nasional. Penampilan Atika dinilai menonjol sejak awal kompetisi. Bukan hanya dari segi performa, tetapi juga dari gagasan, kepemimpinan, dan konsistensi membawa isu sosial yang relevan. Dewan juri menilai Atika mampu merepresentasikan sosok muslimah modern yang berdaya, berwawasan, dan memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat. “Ini adalah kemenangan untuk Maluku […] ## Pages - [Susunan Redaksi](https://teropongjakarta.com/susunan-redaksi/): CMO : Catur Pimpinan Redaksi : KamalEditor : Azizah,PratamaJurnalis : Muh Subur, Sidiq, LailatulIT : Adelia, NiamMarketing : Ilhan Erda, BarokSosial Media : Heni Nuraini, Lukman - [Tentang Kami](https://teropongjakarta.com/tentang-kami/): CV Lingkar Karya SemestaNo. AHU 0055077-AH.01.14 Tahun 2020 Selamat datang di TeropongJakarta.com, platform media massa online mutakhir yang menghadirkan berita dan informasi terkini dengan cara paling inovatif dan kreatif. Kami bukan sekadar outlet media; kami adalah sumber inspirasi bagi mereka yang mencari perspektif segar dan wawasan unik. Sebagai media online yang dinamis berkomitmen untuk memberikan konten berkualitas tinggi kepada pembaca. Kami memiliki tim jurnalis, penulis, dan pemikir kreatif berdedikasi yang bersemangat menyediakan berita dan informasi yang akurat, andal, dan menarik. Di TeropongJakarta.com, kami berupaya menyajikan berita dan informasi dengan cara yang tidak hanya informatif namun juga inspiratif. Kami meliput berbagai […] - [Kontak](https://teropongjakarta.com/kontak/): Email: sosialmediateropong@gmail.com Alamat: Kalibata City - [Pedoman Media Siber](https://teropongjakarta.com/pedoman-media-siber/): Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers. Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi, hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman Pemberitaan Media Siber sebagai berikut: Ruang Lingkup Verifikasi dan keberimbangan berita Isi Buatan Pengguna (User […] - [Blog](https://teropongjakarta.com/blog/) - [Home](https://teropongjakarta.com/home/) - [Tentang](https://teropongjakarta.com/contact-us/): Teropong Jakarta, sebuah tempat yang menawarkan pandangan luar biasa ke kehidupan sibuk dan keindahan kota metropolitan ini. Terletak di ketinggian yang strategis, tempat ini memberikan pengunjungnya pengalaman unik dalam mengamati kehidupan sehari-hari Jakarta. Dengan teropong atau teleskop yang tersedia, pengunjung dapat melihat detil skyline yang megah, dengan gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi ke langit biru. Cahaya gemerlapan dari kota yang tidak pernah tidur menciptakan pemandangan yang memukau saat senja tiba. Malam hari, lampu-lampu kota yang berkedip seperti bintang-bintang di bumi menambah pesona tersendiri. Namun, Teropong Jakarta tidak hanya tentang pemandangan arsitektur modern. Dengan cermat, pengunjung dapat melihat kehidupan sehari-hari […] - [Blog](https://teropongjakarta.com/blog-2/) - [Home](https://teropongjakarta.com/) [comment]: # (Generated by Hostinger Tools Plugin)