Jokowi Teken Perpres, Iuran BPJS Naik Dua Kali Lipat
Kenaikan iuran BPJS Kesehatan diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019

By Fajar Pasadena 30 Okt 2019, 22:45:07 WIB Kesehatan
Jokowi Teken Perpres, Iuran BPJS Naik Dua Kali Lipat

Keterangan Gambar : BPJS Kesehatan


TEROPONGJAKARTA.COM - Iuran BPJS Kesehatan untuk Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja naik menjadi dua kali lipat dari sekarang, setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan peraturan presiden (perpres). 

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut berlaku awal 2020 mendatang. Hal itu diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan yang diteken Jokowi pada 24 Oktober 2019.

"Bahwa untuk meningkatkan kualitas dan kesinambungan program jaminan kesehatan perlu dilakukan penyesuaian beberapa ketentuan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan," kata Jokowi dalam pertimbangan Perpres 75/2019.

Dalam Pasal 34 Perpres 75/2019, tarif iuran kelas Mandiri III dengan manfaat pelayanan di ruang kelas perawatan kelas III naik Rp16.500 dari Rp25.500 menjadi Rp42 ribu per peserta per bulan.

Lalu, iuran kelas mandiri II dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu per peserta per bulan.

Terakhir, iuran kepesertaan BPJS Kesehatan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas I melonjak dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per peserta per bulan. 

Kenaikan iuran tersebut diterapkan mulai 1 Januari 2020 mendatang. Saat masih menjabat, Menteri Koordinator PMK Kabinet Kerja Puan Maharani berharap dengan kenaikan iuran yang dibarengi oleh perbaikan manajemen, persoalan defisit BPJS Kesehatan bisa diatasi. 

Dengan demikian, perusahaan tak lagi bergantung kepada suntikan dana dari pemerintah. Puan juga memastikan kenaikan iuran tidak akan membebani peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Pasalnya, iuran tetap akan ditanggung oleh pemerintah.

"Yang bisa saya pastikan untuk PBI tetap ditanggung oleh negara sehingga memang masyarakat yang namanya terdaftar dalam PBI tidak akan kemudian kesulitan," tuturnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Video Terbaru

View All Video

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Rahmat Sabilludin - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Rahmat Sabilludin

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Rahmat Sabilludin

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Loading....