Beda Usulan UMP 2020 Jakarta Versi Pengusaha dengan Tuntutan Serikat Pekerja
Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 DKI Jakarta rencananya akan ditetapkan pada 1 November 2019

By Fajar Pasadena 24 Okt 2019, 23:08:46 WIB Metropolitan
Beda Usulan UMP 2020 Jakarta Versi Pengusaha dengan Tuntutan Serikat Pekerja

Keterangan Gambar : Ilustrasi


TEROPONGJAKARTA.COM - Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 DKI Jakarta rencananya akan ditetapkan pada 1 November 2019. Namun, terdapat perbedaan besaran upah yang diusulkan pengusaha dengan tuntutan Serikat Pekerja.

Usulan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 DKI Jakarta yang disampaikan asosiasi pengusaha sebesar Rp4,2 juta. Sementara serikat pekerja meminta kenaikan hingga angka Rp4,6 juta.

Hal itu terungkap dalam rapat Dewan Pengupahan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Rabu (23/10/2019). "Tadi baru saja dilaksanakan sidang pengupahan dari anggota Dewan Pengupahan, pekerja dan pengusaha punya usulan kenaikan upah," kata Ketua Dewan Pengupahan DKI Jakarta Andri Yansyah, di Balai Kota Jakarta.

"Nanti kami sama-sama kaji kembali untuk ditetapkan tanggal 1 November 2019 untuk UMP 2020," imbuhnya, mengutip Antara.

Andri menyebut usulan asosiasi pengusaha pada prinsipnya menerima apa yang diputuskan oleh pemerintah. Sebaliknya, usulan dari serikat pekerja berdasarkan pertimbangan unsur kebutuhan untuk hidup secara layak.

"Jadi, sidang tadi mengakomodir usulan-usulan dari pihak asosiasi atau pengusaha. Usulannya mereka menerima apa yang menjadi keputusan pemerintah. Sedangkan usulan dari serikat itu Rp4,6 juta. Sedangkan kami mengacu kepada PP 78/2015," ucap Andri.

Andri yang juga Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta ini mengatakan pihaknya telah melakukan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di 15 titik pasar dan dilakukan dalam tiga periode berbeda.

"Setelah dilakukan survei, KHL itu berkisar di antara Rp3,965 juta. Ini kami pertimbangkan juga," ungkapnya.

Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 DKI Jakarta maksimal diumumkan pada 1 November 2019 atau sesuai dengan tenggat waktu dalam Surat Edaran Kementerian Tenaga Kerja. Hasil dari pembahasan UMP tersebut, nantinya akan langsung berlaku pada 1 Januari 2020.

Sebelumnya, upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta diprediksi naik 8,51 persen atau setara Rp335.376 menjadi Rp4.276.349 per bulan pada 2020 mendatang. Angka sebesar itu diputuskan bila Dewan Pengupahan Provinsi DKI Jakarta mengikuti Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan bernomor B-m/308/HI.01.00/X/2019 tentang Penyampaian Data Tingkat Inflasi Nasional dan Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Tahun 2019.

Sumber: Antara




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Video Terbaru

View All Video

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Walikota dan Wakil Walikota Padang Favorit Anda?
  Mahyeldi Ansyarullah - Emzalmi
  Rahmat Sabilludin - Dewi Safitri
  Tommy Utama - Laura Hikmah
  Willy Fernando - Vicky Armita
  Laura Himah i Nisaa - Safaruddin

Komentar Terakhir

  • Rahmat Sabilludin

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Rahmat Sabilludin

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Loading....